Sudah Dibaca, Kok Diam? Fenomena “Read Doang” yang Bikin Geregetan

  • 13 Agt 2026 16:05 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Di era komunikasi digital, mengirim pesan kini menjadi hal yang nyaris tak terpisahkan dari keseharian. Hanya dalam hitungan detik, pesan dapat diterima dan dibaca oleh seseorang. Namun, ketika tanda pesan sudah terbaca sementara balasan tak kunjung datang, situasi sederhana ini terkadang justru menimbulkan tanda tanya.

Fenomena yang kerap disebut “read doang” ini cukup akrab dalam percakapan sehari-hari. Pesan telah dibaca, tetapi tidak segera mendapat respons. Bagi sebagian orang, kondisi tersebut bukan masalah besar. Namun, bagi pengirim, menunggu balasan bisa membuat rasa penasaran muncul, terlebih jika pesan yang dikirim berkaitan dengan urusan penting.

Tak sedikit yang kemudian mulai berpikir macam-macam. Apakah pesannya dianggap tidak penting? Apakah penerima sedang sibuk? Atau justru ada sesuatu yang membuatnya enggan membalas? Dari sinilah sebuah tanda baca sederhana di layar ponsel terkadang berkembang menjadi salah paham dalam komunikasi.

Padahal, membaca pesan tidak selalu berarti seseorang memiliki waktu untuk langsung memberikan jawaban. Pesan bisa saja dibuka ketika sedang bekerja, berkendara sebagai penumpang, berada dalam pertemuan, atau sekadar belum menemukan waktu yang tepat untuk memberikan respons. Ada pula yang membaca pesan dengan maksud membalas nanti, tetapi akhirnya terlupa.

Kebiasaan “read doang” memperlihatkan bahwa komunikasi digital memang menawarkan kecepatan, tetapi belum tentu menghadirkan pemahaman yang sama cepatnya. Tidak adanya ekspresi wajah, intonasi suara, maupun bahasa tubuh membuat sebuah pesan lebih mudah disalahartikan.

Karena itu, dalam komunikasi sehari-hari, memberi ruang kepada seseorang untuk merespons menjadi hal yang tidak kalah penting. Sementara bagi penerima pesan, jika belum dapat memberikan jawaban segera, balasan singkat seperti “nanti saya balas” setidaknya dapat menghindarkan pengirim dari rasa penasaran.

Pada akhirnya, pesan yang sudah dibaca belum tentu berarti diabaikan. Bisa jadi, balasannya hanya tertunda oleh kesibukan. Di tengah komunikasi yang semakin cepat, terkadang yang dibutuhkan bukan balasan secepat mungkin, melainkan sedikit pengertian dan tidak buru-buru mengambil kesimpulan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....