Berikut Kesalahan Panaskan Mobil Bikin Mesin Cepat Bermasalah

  • 24 Jul 2026 15:02 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - JawaPos.com - Memanaskan mobil masih menjadi kebiasaan banyak pengendara sebelum mulai berkendara. Namun, tidak sedikit yang melakukannya dengan cara yang kurang tepat karena mengikuti kebiasaan lama atau informasi yang belum tentu sesuai dengan teknologi mobil modern.

Padahal, kesalahan saat memanaskan mesin dapat berdampak pada efisiensi bahan bakar, mempercepat keausan komponen, hingga membuat performa kendaraan tidak optimal. Berikut jawapos.com merilis Jumat 24 Juli 2026, ada 7 kebiasaan yang sebaiknya mulai dihindari, agar mobil tetap awet!

1. Langsung Berkendara dengan Akselerasi Tinggi

Setelah mesin menyala, hindari langsung menginjak pedal gas dalam-dalam atau memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Berikan waktu beberapa menit dengan berkendara santai agar suhu mesin, oli, dan komponen lainnya mencapai kondisi kerja yang ideal. Cara ini juga membantu memperpanjang usia mesin.

2. Mengabaikan Indikator di Panel Instrumen

Saat memanaskan mobil, jangan hanya menunggu waktu. Perhatikan juga indikator pada panel instrumen, seperti lampu peringatan mesin, aki, tekanan oli, atau suhu mesin.

Jika ada lampu indikator yang tetap menyala setelah mesin hidup, sebaiknya jangan langsung digunakan. Cari tahu penyebabnya terlebih dahulu agar kerusakan tidak semakin parah.

3. Menyalakan Banyak Perangkat Listrik Sejak Awal

Menyalakan AC, audio, lampu, hingga pemanas kaca sesaat setelah mesin hidup bisa menambah beban pada aki dan sistem kelistrikan, terutama jika kondisi aki mulai melemah.

Sebaiknya tunggu beberapa saat hingga putaran mesin stabil sebelum mengaktifkan berbagai fitur tersebut.

4. Menganggap Semua Mobil Harus Dipanaskan dengan Cara yang Sama

Setiap kendaraan memiliki karakteristik yang berbeda. Mobil bermesin bensin, diesel, hybrid, maupun listrik memiliki prosedur pengoperasian yang tidak selalu sama.

Karena itu, selalu ikuti panduan yang terdapat di buku manual kendaraan. Rekomendasi dari pabrikan merupakan acuan terbaik agar mesin tetap awet dan performanya terjaga.

5. Memanaskan Mobil Terlalu Lama

Banyak orang mengira mesin harus dipanaskan selama 10 hingga 15 menit sebelum digunakan. Padahal, pada mobil dengan teknologi injeksi modern, hal tersebut sudah tidak diperlukan.

Cukup nyalakan mesin sekitar 30 detik hingga satu menit agar oli mulai bersirkulasi. Setelah itu, kamu bisa langsung berkendara secara perlahan hingga suhu mesin mencapai kondisi kerja ideal.

6. Langsung Menginjak Gas Saat Mesin Baru Menyala

Sebagian pengendara terbiasa menginjak pedal gas beberapa kali setelah mesin hidup. Kebiasaan ini justru membuat putaran mesin naik ketika pelumasan belum bekerja secara maksimal.

Biarkan putaran mesin stabil terlebih dahulu. Cara ini membantu seluruh komponen mendapatkan pelumasan yang cukup sebelum menerima beban saat mobil digunakan.

7. Memanaskan Mobil di Ruang Tertutup

Jangan pernah memanaskan mobil di garasi yang tertutup rapat tanpa sirkulasi udara. Gas buang kendaraan mengandung karbon monoksida yang berbahaya jika terhirup dalam jumlah banyak.

Jika harus memanaskan mobil di garasi, pastikan pintu garasi terbuka lebar atau kendaraan berada di area dengan sirkulasi udara yang baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....