5 Cara Mengatasi Jantung Berdebar usai Minum Kopi, Jangan Panik
- 30 Jun 2026 22:43 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bagi sebagian orang, secangkir kopi dapat meningkatkan energi dan konsentrasi. Namun, pada sebagian lainnya, kandungan kafein justru dapat memicu jantung berdebar atau berdenyut lebih cepat dari biasanya.
Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan membaik seiring tubuh memetabolisme kafein. Meski begitu, sensasi jantung berdebar bisa membuat seseorang merasa cemas. Oleh karena itu, penting mengetahui langkah yang tepat untuk meredakannya.
Berikut lima cara mengatasi jantung berdebar setelah minum kopi.
1. Hentikan Konsumsi Kafein untuk Sementara
| Baca juga: Tips Agar Tidak Malas Bangun Pagi |
Jika jantung mulai berdebar setelah minum kopi, sebaiknya hentikan dulu konsumsi minuman berkafein, termasuk teh, minuman energi, dan minuman bersoda. Tubuh membutuhkan waktu untuk memproses dan menghilangkan kafein sehingga gejalanya biasanya akan berangsur mereda.
2. Perbanyak Minum Air Putih
Kafein memiliki efek diuretik ringan yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil pada sebagian orang. Minum air putih yang cukup membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan dapat mengurangi rasa tidak nyaman yang menyertai efek kafein.
3. Lakukan Pernapasan Dalam
Rasa panik justru dapat membuat jantung berdebar semakin terasa. Cobalah menarik napas perlahan melalui hidung selama beberapa detik, tahan sejenak, lalu embuskan perlahan melalui mulut. Ulangi beberapa kali hingga tubuh terasa lebih rileks.
4. Hindari Aktivitas Berat
Saat jantung sedang berdebar, hindari olahraga intens atau aktivitas fisik yang berat. Beristirahat sejenak dapat membantu detak jantung kembali normal. Setelah kondisi membaik, aktivitas dapat dilakukan secara bertahap.
5. Perhatikan Batas Konsumsi Kafein
Orang dewasa yang sehat umumnya dianjurkan membatasi asupan kafein hingga sekitar 400 miligram per hari, atau setara sekitar tiga hingga empat cangkir kopi seduh, tergantung jenis kopinya. Jika Anda sensitif terhadap kafein, pertimbangkan untuk mengurangi porsinya atau memilih kopi dengan kadar kafein lebih rendah.
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?
Meski umumnya tidak berbahaya, jantung berdebar setelah minum kopi perlu mendapat perhatian jika disertai gejala seperti nyeri dada, sesak napas, pusing berat, pingsan, atau detak jantung yang sangat cepat dan tidak kunjung membaik. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan medis segera.
Selain itu, bila jantung sering berdebar meski hanya mengonsumsi sedikit kafein atau bahkan tanpa minum kopi sama sekali, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Mengonsumsi kopi secara bijak merupakan cara terbaik untuk menikmati manfaatnya sekaligus meminimalkan efek samping. Mengenali batas toleransi tubuh terhadap kafein juga dapat membantu mencegah keluhan jantung berdebar di kemudian hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....