Gaji Pas-pasan, Begini Cara Gen Z Tetap Bisa Berkurban
- 29 Mei 2026 18:17 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Menjelang Hari Raya Iduladha, keinginan untuk berkurban mulai muncul di kalangan anak muda, termasuk generasi Z. Namun, tidak sedikit Gen Z yang merasa penghasilannya masih terbatas sehingga menganggap ibadah kurban sulit diwujudkan.
Padahal, dengan pengelolaan keuangan yang tepat dan niat yang kuat, anak muda tetap bisa menyiapkan dana kurban meski memiliki gaji pas-pasan. Kurban bukan hanya tentang kemampuan finansial, tetapi juga soal konsistensi dan prioritas dalam mengatur pengeluaran.
Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan Gen Z agar tetap bisa berkurban.
1. Mulai Menabung dari Jauh Hari
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menyiapkan dana kurban secara mendadak. Padahal, jika menabung sejak jauh hari, nominal yang disisihkan terasa lebih ringan.
Sebagai contoh, jika target patungan kurban sebesar Rp2 juta dalam setahun, cukup menyisihkan sekitar Rp5.500 per hari. Nominal kecil tersebut akan terasa lebih mudah dibanding harus mengumpulkan sekaligus menjelang Iduladha.
2. Kurangi Pengeluaran Konsumtif
Gaya hidup konsumtif menjadi tantangan terbesar bagi banyak anak muda saat ini. Pengeluaran untuk nongkrong, kopi kekinian, hingga belanja impulsif sering kali tanpa disadari menguras penghasilan bulanan.
Mengurangi satu atau dua pengeluaran yang kurang penting setiap minggu dapat membantu mempercepat terkumpulnya dana kurban.
3. Manfaatkan Sistem Patungan Kurban
Bagi yang belum mampu membeli hewan kurban sendiri, sistem patungan sapi bisa menjadi solusi. Dalam Islam, satu ekor sapi dapat diniatkan untuk tujuh orang.
Cara ini dinilai lebih ringan dan realistis untuk anak muda yang baru mulai bekerja atau masih memiliki banyak kebutuhan lainnya.
4. Pisahkan Rekening Khusus Kurban
Membuat rekening atau dompet digital khusus dana kurban dapat membantu menjaga konsistensi menabung. Dengan pemisahan tersebut, uang yang sudah disisihkan tidak mudah terpakai untuk kebutuhan lain.
Metode ini juga membantu Gen Z lebih disiplin dalam mengatur keuangan.
5. Cari Penghasilan Tambahan
Di era digital, peluang mendapatkan penghasilan tambahan semakin terbuka lebar. Gen Z bisa memanfaatkan kemampuan seperti desain grafis, editing video, menjadi freelancer, hingga berjualan online untuk menambah tabungan kurban.
Penghasilan tambahan tersebut bisa difokuskan khusus untuk dana ibadah tanpa mengganggu kebutuhan utama sehari-hari.
6. Fokus pada Niat dan Konsistensi
Kurban bukan soal gengsi atau besar kecilnya hewan yang dibeli. Yang terpenting adalah niat beribadah dan usaha untuk menyisihkan rezeki.
Dengan langkah kecil namun konsisten, impian berkurban di usia muda bukan hal yang mustahil.
Semangat berkurban juga dapat menjadi cara bagi Gen Z untuk belajar mengatur keuangan, menahan gaya hidup berlebihan, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....