RRI Meulaboh Kirim Empat Utusan Ikuti UKWR Banda Aceh
- 10 Mei 2026 19:10 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh- LPP RRI Meulaboh secara resmi mengirimkan empat orang utusan untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan Radio (UKWR) yang dipusatkan di Kota Banda Aceh. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas bagi para jurnalis di lingkungan Korwilnus XVII Aceh.
Keikutsertaan delegasi Meulaboh ini menunjukkan komitmen stasiun dalam menjaga kualitas produk jurnalistik yang disiarkan kepada masyarakat. Pelaksanaan ujian kompetensi ini berlangsung selama dua hari, tepatnya pada tanggal 8 hingga 9 Mei 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Auditorium RRI Banda Aceh yang disulap menjadi ruang pengujian yang ketat namun kondusif. Selama dua hari penuh, para peserta diuji secara mental dan intelektual melalui berbagai simulasi serta wawancara mendalam terkait praktik jurnalistik radio.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh perwakilan dari Meulaboh, tetapi juga melibatkan total 24 peserta dari berbagai satuan kerja RRI di seluruh Aceh. Peserta berasal dari RRI Banda Aceh, RRI Takengon, dan RRI Lhokseumawe. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Stasiun Produksi (SP) Sabang dan SP Singkil, yang menjadikannya sebagai ajang pertemuan besar bagi insan pers RRI di Tanah Rencong.
Penyelenggaraan UKWR ini disiapkan dengan matang oleh Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) LPP RRI. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang jurnalistik agar lebih profesional dalam menjalankan tugas. Dengan standar kompetensi yang jelas, diharapkan setiap berita yang dihasilkan memenuhi kode etik dan kaidah jurnalistik yang berlaku.

Untuk menjaga integritas dan objektivitas penilaian, Pusbangkom menghadirkan empat penguji senior dari Dewan Pers. Mereka bertugas memberikan penilaian langsung terhadap kemampuan teknis dan etis para peserta. Tim penguji tersebut terdiri dari Endriman Butar-Butar, Taufan Pamungkas, T. Haris Fadillah, dan Sri Mawarti, yang merupakan pakar di bidang komunikasi dan media.
Selama proses ujian, para peserta dihadapkan pada berbagai materi krusial, mulai dari perencanaan berita, teknik wawancara, hingga penyuntingan suara dan manajemen redaksi. Ketajaman intuisi berita dan kecepatan dalam merespons isu terkini menjadi poin utama yang dipantau oleh para penguji. Setiap peserta dituntut untuk membuktikan bahwa mereka layak menyandang gelar wartawan kompeten.
Salah satu penguji, Endriman Butar-Butar, saat diwawancarai oleh RRI menyampaikan pandangannya mengenai antusiasme para peserta di Aceh. Ia memberikan apresiasi terhadap semangat belajar yang ditunjukkan oleh para jurnalis muda maupun senior selama proses ujian berlangsung. Kehadiran penguji dari Dewan Pers ini menjadi tolok ukur bahwa standar yang diterapkan di RRI sejajar dengan media nasional lainnya.
Dalam penutupan wawancaranya, Endriman berharap agar para peserta yang telah mengikuti UKWR ini dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat di satuan kerja masing-masing. Ia menekankan bahwa sertifikasi bukan sekadar secarik kertas, melainkan tanggung jawab besar untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mengedukasi publik di tengah maraknya arus disinformasi saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....