Sampah Dapur Disulap Jadi Eco Enzyme, Solusi Kekinian Hadapi Banjir

  • 20 Apr 2026 14:51 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Eco enzyme atau cairan hasil fermentasi limbah organik mulai dilirik sebagai solusi ramah lingkungan. Selain mengurangi sampah rumah tangga, inovasi ini dinilai mampu membantu menjaga kualitas lingkungan, termasuk berpotensi menekan risiko banjir akibat pencemaran saluran air.

Eco enzyme merupakan cairan yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik seperti sisa buah dan sayuran, gula, serta air selama kurang lebih tiga bulan. Produk ini dikenal sebagai alternatif pengolahan limbah yang mudah dan murah dilakukan di tingkat rumah tangga. Sejumlah penelitian menunjukkan, eco enzyme memiliki berbagai manfaat lingkungan. Dalam jurnal CRANE: Civil Engineering Research Journal, eco enzyme disebut mampu membantu membersihkan sungai tercemar serta berfungsi sebagai biokatalis yang mengurai minyak dan lemak pada air limbah domestik.

Kemampuan tersebut dinilai relevan dalam konteks penanganan banjir. Limbah minyak, sampah organik, dan kotoran yang menumpuk di saluran air sering menjadi penyebab utama tersumbatnya drainase. Dengan sifatnya yang dapat menguraikan bahan organik dan lemak, eco enzyme berpotensi membantu menjaga kelancaran aliran air sehingga mengurangi risiko genangan. Selain itu, eco enzyme juga memiliki sifat antimikroba. Penelitian dalam Jurnal Kesehatan Tambusai menunjukkan bahwa cairan ini efektif menurunkan angka kuman hingga lebih dari 90 persen pada permukaan tertentu, sehingga dapat digunakan sebagai disinfektan ramah lingkungan.

Manfaat lain yang ditemukan dalam berbagai studi adalah kemampuannya menyuburkan tanah, menjadi pupuk alami, serta mengurangi ketergantungan pada bahan kimia sintetis. Bahkan, proses fermentasinya disebut menghasilkan gas seperti ozon dan oksigen yang berkontribusi terhadap keseimbangan ekosistem. Di sisi lain, pembuatan eco enzyme juga berdampak langsung pada pengurangan volume sampah rumah tangga. Dengan memanfaatkan limbah dapur, masyarakat dapat menekan jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir maupun mencemari sungai.

Meski bukan solusi tunggal untuk mengatasi banjir, penggunaan eco enzyme dinilai menjadi salah satu langkah sederhana berbasis masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Edukasi dan penerapan secara luas diharapkan dapat mendukung upaya pengelolaan sampah dan perbaikan kualitas ekosistem secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....