Tarif Listrik PLN Triwulan Kedua 2026 Tidak Naik

  • 31 Mar 2026 00:18 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pemerintah melalui PT PLN (Persero) memastikan tarif listrik untuk periode triwulan II tahun 2026 atau April hingga Juni tetap tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini berlaku bagi pelanggan subsidi maupun nonsubsidi sebagai bentuk menjaga daya beli masyarakat.

Berdasarkan keterangan sumber resmi diperoleh RRI Meulaboh, Senin 30 Maret 2026 bahwa penetapan tarif listrik ini mengacu pada keputusan pemerintah yang mempertimbangkan kondisi ekonomi terkini, termasuk nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia, tingkat inflasi, serta biaya produksi listrik. Meskipun secara perhitungan parameter ekonomi memungkinkan adanya penyesuaian, pemerintah memutuskan untuk menahan tarif agar tetap stabil.

Untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi dengan daya 1.300 VA ke atas, tarif listrik saat ini masih berada di kisaran Rp1.444,70 per kWh. Angka tersebut tidak berubah dari periode sebelumnya, sehingga masyarakat tidak mengalami tambahan beban biaya listrik dalam waktu dekat.

Sementara itu, pelanggan subsidi seperti daya 450 VA dan 900 VA tetap mendapatkan tarif yang lebih rendah karena adanya dukungan dari pemerintah. Kebijakan ini bertujuan untuk melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap dapat mengakses listrik dengan harga terjangkau.

Di sisi lain, sektor bisnis dan industri juga tidak mengalami perubahan tarif dalam periode ini. Stabilnya tarif listrik diharapkan mampu menjaga kelangsungan usaha dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

PLN mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan listrik secara bijak dengan memanfaatkan peralatan hemat energi serta mengontrol penggunaan sehari-hari. Langkah ini dinilai penting agar tagihan listrik tetap terkendali meskipun tarif tidak mengalami kenaikan.

Dengan kebijakan ini, pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian tarif listrik yang tetap realistis dan berkeadilan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....