Kiat Olah Raga Aman pada saat Berpuasa
- 28 Feb 2026 21:12 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh- Menjalankan ibadah puasa bukan berarti harus berhenti total dari aktivitas fisik. Justru, olahraga yang tepat dapat membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil, mencegah tubuh menjadi lemas (brain fog), dan meningkatkan kualitas tidur selama bulan suci.
Dikutip rri.co.id pada Sabtu ( 28/02/2026) dari berbagai sumber. Berikut olah raga saat Ramadhan tetap sehat tanpa risiko dehidrasi atau kelelahan ekstrem.
1. Pilih Waktu yang Tepat.
A. 30–60 Menit Sebelum Berbuka: Waktu ini sangat populer karena setelah berolahraga, tubuh bisa langsung mendapatkan asupan cairan dan nutrisi kembali Universitas Teknokrat Indonesia.
B. Setelah Salat Tarawih: Waktu ideal jika Anda ingin melakukan latihan beban atau intensitas yang lebih tinggi, karena kondisi tubuh sudah terhidrasi dan bertenaga.
C. Menjelang Sahur: Membantu mempercepat metabolisme tubuh untuk menghadapi aktivitas seharian.
2. Fokus pada Intensitas Ringan hingga Sedang
Hindari latihan berat seperti High-Intensity Interval Training (HIIT) di siang hari. Beberapa pilihan olahraga yang aman meliputi:
A.Jalan Santai atau Jogging Ringan: Menjaga sirkulasi darah tanpa menguras banyak energy.
B.Yoga dan Pilates: Fokus pada kelenturan dan pernapasan yang menenangkan pikiran.
C.Bersepeda Santai: Alternatif menyenangkan untuk "ngabuburit" yang tetap menyehatkan jantung .
3. Kunci Utama: Manajemen Cairan
Risiko terbesar olahraga saat puasa adalah dehidrasi. Gunakan rumus 2-4-2 untuk memenuhi kebutuhan 2 liter air per hari: 2 gelas saat berbuka, 4 gelas sepanjang malam (termasuk setelah tarawih), dan 2 gelas saat sahur.
4. Durasi yang Efisien
Cukup lakukan olahraga selama 20 hingga 45 menit per sesi. Konsistensi jauh lebih penting daripada durasi yang lama namun membuat Anda jatuh sakit.
Dengan menyesuaikan jenis dan waktu olahraga, tubuh akan tetap bugar dan ibadah Ramadhan pun terasa lebih maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....