Berikut 7 Istilah Bengkel Wajib Diketahui Pemilik Mobil
- 15 Jan 2026 21:27 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID - Memasuki dunia otomotif sering kali membuat pemula terkendala oleh bahasa teknis yang digunakan mekanik.
Agar kamu tidak salah kaprah saat berkonsultasi mengenai perbaikan atau modifikasi, berikut otomotinet.com merilis Kamis 15 Januari 2026 menjelaskan secara mendalam mengenai tujuh istilah bengkel yang paling sering muncul:
1. Overhaul
Overhaul atau biasanya orang awam lebih mengenal dengan istilah turun mesin. Perbaikan total yang melibatkan pembongkaran seluruh komponen mesin dari rangka hingga bagian crankcase.
Prosedur berat ini dilakukan untuk pengecekan menyeluruh atau penggantian komponen internal yang krusial.
2. Bleeding Rem
Prosedur krusial untuk membuang "angin palsu" atau gelembung udara di dalam sistem rem hidrolik. Udara yang terjebak dihisap keluar melalui nepel kaliper agar tekanan rem kembali pakem dan responsif.
3. Tune Up
Proses standardisasi ulang untuk mengembalikan performa mesin ke titik optimal. Meliputi pembersihan kerak karbon, penyetelan ulang komponen, hingga penggantian suku cadang yang telah aus.
4. Bore Up
Strategi meningkatkan performa dengan memperbesar diameter piston. Tujuannya adalah memperluas volume ruang bakar guna mendongkrak tenaga mesin secara instan.
5. Stroke Up
Modifikasi untuk memperpanjang jarak ayun (langkah) piston. Dengan mengganti setang piston atau menggeser posisi big end, kapasitas mesin meningkat dan torsi yang dihasilkan menjadi lebih besar.
6. Overheat
Malfungsi akibat suhu mesin yang melampaui batas normal. Kondisi ini biasanya dipicu oleh kegagalan sistem pendingin (radiator) atau modifikasi mesin yang terlalu ekstrem sehingga sistem gagal membuang panas.
7. Piston Nyeket
Istilah untuk kondisi piston yang memuai dan terkunci pada dinding silinder (liner). Akibat pelumasan buruk atau suhu berlebih, piston kehilangan gerak bebas, menyebabkan mesin mati total dan tidak bisa dinyalakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....