TNI Perkuat Respons Cepat Penanganan Bencana di Aceh Barat

  • 13 Agt 2026 00:06 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Komando Distrik Militer (Kodim) 0105/Aceh Barat memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat dalam penanganan bencana di Kabupaten Aceh Barat melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, Polri, BPBD, dan instansi terkait. Komandan Kodim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf. S. Kembaren, mengatakan kesiapsiagaan personel merupakan bagian penting dalam menjalankan tugas TNI, khususnya membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana.

Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Luar Studio RRI Meulaboh bertajuk “Semangat TNI AD Menjaga Negeri, Membantu Rakyat” yang berlangsung di Aula Makodim 0105/Aceh Barat, Rabu, 12 Agustus 2026.

Komandan Kodim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf. S. Kembaren, mengatakan kesiapsiagaan personel TNI dalam penanganan Bencana di Aceh Barat saat dialog luar studio RRI Meulaboh, Rabu, 12 Agustus 2026. Foto RRI/ Irhamsyah

Menurutnya, sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, salah satu tugas dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah membantu pemerintah daerah serta menanggulangi akibat bencana alam.

“Kita setiap saat menyiagakan personel untuk siap bergerak. Manakala terjadi bencana, kami bisa langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan turun ke lapangan,” ujar Letkol Inf. S. Kembaren.

Ia menjelaskan, respons cepat tersebut didukung sistem temu cepat dan lapor cepat yang dijalankan Babinsa di wilayah masing-masing. Setiap informasi mengenai kejadian bencana segera dilaporkan sehingga pengerahan personel dan koordinasi dengan instansi terkait dapat dilakukan dengan cepat.

Menurutnya, TNI bersama Pemkab Aceh Barat sebelumnya telah terlibat dalam berbagai penanganan bencana, mulai dari pembersihan dan pengalihan aliran sungai, penanganan longsor, pemadaman kebakaran hingga pembangunan jembatan di sejumlah wilayah terdampak.

Salah satunya pembangunan jembatan di kawasan Sungai Mas serta pembangunan jembatan di Sikundo untuk membuka kembali akses masyarakat yang terdampak bencana.

“Kita bergerak bersama. Dalam penanganan bencana tidak ada yang bekerja sendiri. Sama-sama berlumpur, sama-sama basah dan sama-sama berkeringat untuk membantu masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, mengapresiasi dukungan TNI dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana.

Menurutnya, keterlibatan personel TNI sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam menangani kondisi lapangan yang membutuhkan pengerahan tenaga dan respons cepat.

Kolaborasi juga dilakukan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat dalam pemulihan lahan pertanian serta penguatan ketahanan pangan masyarakat yang terdampak bencana.

Dialog Luar Studio RRI Meulaboh tersebut turut menghadirkan Kepala Bidang Prasarana Pertanian Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Hendra Marsidi, S.TP., dan dipandu presenter RRI Meulaboh, Dimas Fuadi.

Kegiatan disiarkan secara langsung melalui RRI Pro 1 Meulaboh serta kanal YouTube RRI Meulaboh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....