Pemulihan Pascabanjir Diminta Jadi Prioritas di Beutong Ateuh

  • 27 Jun 2026 17:41 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Polemik rencana investasi tambang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, terus menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah pihak menilai pemerintah perlu memprioritaskan pemulihan pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut sebelum melanjutkan rencana investasi.

Dalam Dialog Interaktif RRI Meulaboh, Ketua AMPI Nagan Raya, Teuku Sultan Iskandar Muda, mengatakan masyarakat Beutong Ateuh masih menghadapi berbagai persoalan pascabanjir yang terjadi pada akhir 2025.

Menurutnya, sebagian warga masih merasakan dampak bencana, termasuk kondisi hunian sementara yang dinilai belum sepenuhnya layak ditempati. "Pemulihan pascabencana harus menjadi prioritas. Masyarakat masih membutuhkan perhatian agar bisa bangkit dari dampak banjir yang terjadi sebelumnya," ujarnya, Senin 22 Juni 2026.

Selain itu, Sultan menilai pemerintah perlu membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat terkait rencana investasi yang berkembang saat ini. Menurutnya, keterbukaan informasi penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar perbedaan pandangan terkait investasi tidak memicu perpecahan di tengah warga. "Saya berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah karena perbedaan sikap terhadap investasi," katanya.

Sultan menambahkan bahwa Beutong Ateuh memiliki potensi sektor pertanian dan wisata alam yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Menurutnya, pengembangan investasi berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi salah satu alternatif pembangunan daerah.

Polemik investasi di kawasan Beutong Ateuh hingga kini masih menjadi perbincangan publik dan mendapat beragam tanggapan dari berbagai kalangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....