Budaya Lokal dan Pendidikan Jadi Kunci Merawat Persatuan Bangsa
- 24 Jun 2026 10:34 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Budaya lokal dan pendidikan karakter dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini. Dosen Antropologi sekaligus Anggota Senat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. Muhajir Alfirusi, mengatakan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Indonesia masih sangat relevan untuk menjaga keharmonisan sosial.
Dalam dialog "Kita Indonesia" di RRI Meulaboh, Muhajir menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki budaya dan tradisi yang mengajarkan penghormatan terhadap sesama, gotong royong, serta semangat kebersamaan.
"Kearifan lokal menjadi instrumen penting untuk memperkuat persatuan. Nilai-nilai itu mengajarkan masyarakat untuk menghargai orang lain dan hidup berdampingan dalam keberagaman," ujarnya.
Ia mencontohkan masyarakat Aceh yang dikenal memiliki budaya membantu sesama dan semangat kebersamaan yang kuat. Nilai tersebut, menurutnya, menjadi salah satu modal sosial yang berkontribusi dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Selain budaya, pendidikan juga dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi muda. Muhajir menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.
"Pendidikan harus mampu mengubah pola pikir dan karakter. Bukan sekadar menghasilkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga warga negara yang bertanggung jawab," katanya.
Ia menambahkan, kampus dan lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai moderasi, toleransi, serta semangat kebangsaan kepada peserta didik.
Di akhir dialog, Muhajir berpesan kepada generasi muda untuk meningkatkan budaya membaca dan terus mengembangkan kapasitas diri agar mampu menghadapi tantangan masa depan. "Perbanyak membaca, bangun kapasitas dan moralitas. Generasi muda adalah harapan bangsa yang akan menentukan arah Indonesia ke depan," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....