Muhajir: Generasi Muda Penentu Kokohnya Persatuan Bangsa

  • 24 Jun 2026 10:47 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Keberagaman yang dimiliki Indonesia dinilai menjadi kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan bangsa. Namun, di tengah perkembangan teknologi dan media digital, generasi muda dituntut memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpecah oleh berbagai pengaruh yang dapat mengancam persatuan.

Hal tersebut disampaikan Dosen Antropologi sekaligus Anggota Senat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Dr. Muhajir Alfirusi, dalam dialog "Kita Indonesia" di RRI Meulaboh. Menurut Muhajir, Indonesia merupakan negara yang unik karena mampu menyatukan berbagai suku, bahasa, budaya, dan keyakinan dalam satu identitas kebangsaan.

"Indonesia adalah negara yang luar biasa. Dari Aceh sampai Papua memiliki keberagaman yang sangat besar, tetapi tetap bisa hidup dalam satu negara bangsa yang sama," ujarnya. Ia menjelaskan, persatuan identitas bersama sebagai bangsa Indonesia.

Meski demikian, tantangan persatuan di era digital semakin kompleks. Media sosial, menurutnya dapat menjadi sarana memperkuat rasa kebangsaan, namun juga membuka ruang munculnya berbagai ideologi dan informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Karena itu, Muhajir menilai pendidikan karakter dan penguatan nilai kebangsaan harus terus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. "Generasi muda harus memahami bahwa mereka adalah aset bangsa. Mereka memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan meneruskan estafet pembangunan Indonesia," katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kesadaran melalui tindakan sederhana, seperti menjaga lingkungan, menghargai perbedaan, serta aktif menyebarkan nilai-nilai positif di ruang digital. Menurutnya, perbedaan bukanlah ancaman, melainkan kekuatan yang dapat memperkokoh bangsa apabila dikelola dengan baik.

"Persatuan tidak hadir dengan sendirinya. Ia harus dirawat, dijaga, dan diperjuangkan bersama," pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....