Kampanye Global Selamatkan Hutan Beutong Ateuh Menguat
- 23 Jun 2026 17:03 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Upaya penyelamatan kawasan hutan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Direktur Apel Green Aceh, Syukur Tadu, menyebut kampanye penyelamatan hutan Beutong kini telah menjangkau komunitas internasional melalui petisi, film dokumenter, hingga surat terbuka kepada pemerintah.
Dalam dialog Green Radio RRI Meulaboh, Syukur mengatakan kawasan Beutong memiliki posisi strategis karena menjadi penghubung antara kawasan Ulu Masen dan Ekosistem Leuser yang merupakan bentang alam penting di Aceh.
Menurutnya, masyarakat setempat menginginkan skema pengelolaan berbasis hutan adat sebagai alternatif pembangunan yang dinilai lebih berkelanjutan dibanding eksploitasi sumber daya alam yang berpotensi merusak lingkungan.
"Masyarakat tidak hanya menolak tambang, tetapi juga menawarkan solusi berupa hutan adat dan ekonomi berkelanjutan yang tetap menjaga kelestarian kawasan," ujarnya, Sabtu 20 Juni 2026.
Ia menjelaskan sejumlah komoditas seperti kemiri, kopi, dan hasil hutan non-kayu dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
Syukur juga mengungkapkan bahwa kampanye penyelamatan hutan Beutong telah mendapat dukungan dari berbagai negara melalui petisi internasional yang telah ditandatangani puluhan ribu orang.
Selain aspek lingkungan, kawasan Beutong disebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi Aceh. Beberapa situs sejarah perjuangan Aceh berada di wilayah tersebut sehingga dinilai perlu mendapatkan perlindungan.
Ia berharap pemerintah dapat membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat sebelum mengambil keputusan terkait arah pembangunan di kawasan Beutong Ateuh. "Kami berharap pemerintah duduk bersama masyarakat untuk mendengarkan aspirasi mereka dan mencari solusi terbaik bagi masa depan Beutong," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....