Sampah Bernilai Ekonomi, Masyarakat Diimbau Lebih Peduli Lingkungan
- 24 Jun 2026 10:39 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Permasalahan sampah dinilai masih menjadi persoalan lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama terkait rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah dari rumah tangga.
Ketua Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) Meulaboh, Fajar Oza Pratama, mengatakan bahwa sampah sebenarnya memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik dan tidak langsung dibuang begitu saja.
“Jadi sampah itu sebenarnya tidak semua jadi sampah nantinya. Ada sampah yang bisa kita manfaatkan ulang, ada yang bisa kita jual, ada yang baru kita buang ke tempat sampah. Jadi harus ada pemilahan sampah terlebih dahulu,” ujar Fajar Oza Pratama, Jum'at 19 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa sampah seperti botol plastik, kemasan minuman, hingga jenis plastik rumah tangga lainnya dapat dipilah dan dijual kembali, sehingga tidak hanya mengurangi penumpukan sampah, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci utama dalam pengelolaan sampah, agar sampah tidak lagi dianggap tidak berguna, melainkan memiliki manfaat jika dikelola dengan benar sejak dari rumah.
Selain itu, Fajar juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan mulai membiasakan pemilahan sampah dan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, pengelolaan sampah khususnya di wilayah Aceh Barat diharapkan dapat berjalan lebih baik serta memberikan dampak ekonomi dan lingkungan yang positif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....