Generasi Muda Diminta Kritis, Jaga Alam untuk Masa Depan Aceh
- 07 Jun 2026 23:47 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh-Generasi muda Aceh diajak untuk lebih kritis dalam menyikapi isu pertambangan dan kelestarian lingkungan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Advokasi dan Kampanye WALHI Aceh, Afifuddin Acal, dalam SPADA Pro 2 RRI Meulaboh pada Jum'at 05 Juni 2026.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan alam, karena dampak dari kerusakan lingkungan hari ini akan dirasakan di masa depan.
“Alam itu kalau saya ibaratkan adalah seorang ibu yang telah melahirkan seorang anak di muka bumi ini. Alam juga sama halnya seperti itu. Ketika kita menjaga alam, sama seperti kita sedang menghormati ibu kita sendiri.” Ujarnya, Jum'at 05 Juni 2026
Afifuddin juga menyoroti bahwa hutan dan alam Aceh bukan sekadar sumber daya, melainkan “supermarket alami” yang menyediakan kebutuhan hidup seperti air, pangan, dan udara. Jika alam rusak, maka sumber kehidupan masyarakat juga akan ikut hilang.
Ia mengingatkan pentingnya keadilan antar generasi, agar apa yang dinikmati saat ini tetap bisa dirasakan oleh generasi mendatang. Jangan sampai, kata dia, generasi berikutnya hanya bisa melihat kekayaan alam seperti hutan dan satwa liar melalui gambar saja.
Melalui pesan tersebut, generasi muda diharapkan tidak mudah terbuai dengan janji-janji ekonomi jangka pendek, tetapi mampu berpikir jangka panjang demi menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....