BSI Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Digital di Tengah Tren Cashless

  • 23 Mei 2026 14:30 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh: Meningkatnya penggunaan transaksi digital di tengah perkembangan teknologi juga diikuti dengan maraknya modus penipuan berbasis digital. Karena itu, Bank Syariah Indonesia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan layanan perbankan digital.

Transaction Banking and Retail Supervisor BSI Area Meulaboh, Renold Gustiawan mengatakan, masyarakat jangan mudah tergiur dengan tautan mencurigakan maupun file APK yang dikirim melalui pesan singkat atau aplikasi WhatsApp. Menurutnya, modus seperti itu kerap digunakan pelaku kejahatan untuk mencuri data pribadi nasabah.

“Jangan sembarang mengklik tautan atau aplikasi yang tidak jelas karena itu bisa membahayakan keamanan data dan transaksi nasabah,” ujar Renold Gustiawan saat dialog interaktif di RRI Meulaboh, Jumat 22 Mei 2026. Ia menjelaskan, BSI secara rutin melakukan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai keamanan transaksi digital. Edukasi dilakukan langsung ke pasar, pelaku UMKM, hingga berbagai komunitas agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan data pribadi.

Selain itu, BSI juga terus menghadirkan inovasi layanan digital untuk meningkatkan kenyamanan nasabah. Salah satunya melalui fitur soundbox QRIS yang mampu memberikan notifikasi suara otomatis setiap transaksi berhasil dilakukan.

“Transaksi digital sebenarnya hadir untuk memberi kemudahan dan kenyamanan kepada masyarakat. Karena itu, masyarakat tidak perlu takut selama memahami cara penggunaannya dengan aman,” kata Renold.

BSI berharap masyarakat semakin cerdas memanfaatkan teknologi digital secara positif sekaligus tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan siber yang terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....