Zona Pantai Aceh Barat Dinilai Berbahaya untuk Aktivitas Pemandian
- 23 Mei 2026 10:11 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh — Keindahan pantai di wilayah Aceh Barat ternyata menyimpan potensi bahaya yang perlu diwaspadai masyarakat, khususnya bagi wisatawan yang melakukan aktivitas mandi di laut.
Koordinator Pos SAR Meulaboh, Rizky Hidayat, S.H. menyebutkan dalam program SPADA Pro 2 RRI Meulaboh, Rabu (20/5/2026) bahwasanya kondisi geografis pantai di wilayah ini langsung berhadapan dengan Samudera Hindia, sehingga gelombang cenderung lebih besar dan kuat dibandingkan pantai yang berada di kawasan teluk.
“Pantai di Aceh Barat memang indah, tapi memiliki risiko tinggi karena langsung menghadap Samudera Hindia. Ombaknya cenderung besar dan kuat,” ujar Rizky, Rabu,20 Mei 2026.
Selain faktor gelombang, kondisi dasar pantai yang curam juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko kecelakaan laut. Ia menjelaskan, perubahan cuaca yang cepat, terutama saat musim angin barat, turut memperparah kondisi tersebut.
Rizky menambahkan, minimnya pengawasan serta belum adanya penandaan zona bahaya di sejumlah kawasan pantai juga menjadi perhatian serius. Hal ini dinilai berkontribusi terhadap masih tingginya kasus kecelakaan laut di wilayah tersebut.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas berenang terlalu ke tengah laut. Selain itu, wisatawan juga diminta untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum berkunjung ke pantai.
“Kalau kondisi cuaca tidak mendukung, sebaiknya aktivitas di pantai ditunda. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Rizky juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat terhadap aspek keselamatan, baik saat berwisata maupun dalam aktivitas melaut. Ia mencontohkan masih banyak nelayan yang tidak menggunakan pelampung atau membawa alat komunikasi saat melaut.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menghambat proses evakuasi saat terjadi insiden. Kerumunan warga yang datang ke lokasi kejadian sering kali menyulitkan mobilisasi tim penyelamat.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kejadian darurat ke call center Basarnas di nomor 115 yang dapat diakses secara gratis.
Ia berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap keselamatan diri dan orang lain, serta memahami berbagai risiko yang ada di kawasan pantai. Ia juga menegaskan bahwa peningkatan edukasi keselamatan serta kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait menjadi kunci penting dalam upaya menekan angka kecelakaan di kawasan pesisir Aceh Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....