Tak Sekadar Belajar, SLB Rahmatillah Cetak Kemandirian Anak Disabilitas

  • 20 Apr 2026 20:43 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Menggali potensi anak penyandang disabilitas menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian mereka di masa depan. Hal ini diterapkan di SLB Rahmatillah, Kabupaten Aceh Barat, melalui pendekatan pendidikan yang menyesuaikan karakter setiap siswa.

Kepala SLB Rahmatillah, Eka Yulia, SPd.I, menyebutkan setiap anak disabilitas memiliki keunikan tersendiri, baik dari sisi kemampuan maupun perilaku. Karena itu, proses pembelajaran tidak bisa disamaratakan dan harus diawali dengan pendekatan yang tepat.

Di sekolah tersebut, terdapat beragam kategori kebutuhan khusus seperti tunagrahita, tunadaksa, tunarungu, hingga autisme. Perbedaan ini menuntut strategi pembelajaran yang lebih personal, sekaligus menempatkan kesabaran sebagai kunci utama bagi tenaga pendidik.

“Guru pintar banyak, tetapi yang sabar belum tentu. Karena itu, kami mengutamakan kesabaran sebelum kemampuan akademik,” ujar Eka, Sabtu 18 April 2026. Bahkan, calon guru harus melalui masa uji selama tiga bulan untuk memastikan kesiapan mereka dalam mendampingi siswa.

Selain pembelajaran di kelas, pengembangan potensi juga dilakukan melalui keterampilan hidup, seperti program kewirausahaan sederhana. Siswa dilatih menanam dan merawat tanaman hingga bisa menghasilkan nilai ekonomi sebagai bekal kemandirian.

Namun, upaya tersebut masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sarana transportasi untuk kegiatan luar sekolah serta perlunya peningkatan keterlibatan orang tua. Padahal, waktu anak lebih banyak dihabiskan di rumah sehingga kolaborasi menjadi faktor penting.

Meski demikian, dukungan masyarakat sekitar dinilai cukup baik, terlihat dari apresiasi terhadap karya siswa. Dengan sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan, diharapkan anak disabilitas dapat tumbuh lebih percaya diri, mandiri, dan berdaya di tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....