Panen Perdana Padi di Gampong Darat Meureubo, Hasil Belum Capai Target
- 02 Mar 2026 08:17 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh — Warga petani di persawahan Desa Gampong Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat melaksanakan panen perdana padi pada awal tahun 2026. Panen yang berlangsung pada Senin (2/3/2026) tersebut menjadi panen pertama bagi para petani setempat di tengah bulan suci Ramadan.
Salah seorang petani Desa Gampong Darat, Yulianda, mengatakan panen perdana tahun ini belum mampu mencapai target produksi yang diharapkan. Para petani sebelumnya menargetkan hasil panen mencapai enam ton per hektare, namun realisasi di lapangan hanya sekitar tiga ton per hektare.
Menurutnya, hasil panen tersebut tergolong masih di bawah standar dibandingkan dengan kondisi normal pada musim tanam sebelumnya.
“Ini merupakan panen perdana di awal tahun 2026, kebetulan juga berlangsung pada bulan puasa. Namun hasil panen belum sesuai target yang kami harapkan, rata-rata hanya sekitar tiga ton per hektare,” kata Yulianda.
Ia menjelaskan, tidak tercapainya target produksi padi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, terutama kondisi cuaca dan dampak bencana alam yang terjadi pada akhir tahun lalu.
Salah satu penyebab utama adalah tidak serentaknya masa tanam padi di wilayah tersebut setelah terjadinya banjir bandang pada akhir tahun 2025. Banjir menyebabkan sebagian lahan sawah rusak dan tertunda untuk ditanami kembali, sehingga waktu tanam menjadi berbeda-beda.
Selain itu, para petani juga menghadapi kondisi kemarau panjang yang terjadi saat tanaman padi sedang memasuki masa pertumbuhan. Pada periode tersebut, tanaman padi membutuhkan pasokan air yang cukup untuk menunjang pertumbuhan.
Namun, kemarau yang berlangsung lebih dari 60 hari membuat ketersediaan air di pematang sawah menjadi terbatas. Kondisi ini berdampak langsung terhadap pertumbuhan tanaman padi yang tidak optimal.
Akibatnya, produksi padi yang dihasilkan petani di Desa Gampong Darat mengalami penurunan dibandingkan dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Meski demikian, para petani tetap berharap musim tanam berikutnya dapat memberikan hasil yang lebih baik, terutama jika kondisi cuaca mendukung dan sistem tanam dapat dilakukan secara serentak.
Petani juga berharap adanya dukungan dari pemerintah, khususnya dalam hal pengelolaan irigasi dan penanganan dampak bencana, agar produktivitas pertanian di wilayah tersebut dapat kembali meningkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....