Padi Pasi Jumpa Terancam Gagal Capai Target Panen
- 28 Feb 2026 15:37 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Pertumbuhan batang padi milik masyarakat di Kemukiman Pasi Jumpa, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, terpantau kurang berisi menjelang masa panen rendeng 2026.
Imum Mukim Pasi Jumpa, Sayuti Tgk, menegaskan kondisi tersebut terjadi secara umum di wilayahnya. Hal itu disampaikannya, Sabtu 28 Februari 2026, di Pasi Jumpa.
Menurutnya, masa panen tahun 2026 jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Banyak tanaman padi milik masyarakat yang tumbuh kurang subur dan terlihat kurus.
“Dampaknya karena setelah tanam kekurangan air atau kemarau yang melanda wilayah Aceh Barat saat masa pertumbuhan padi. Sekarang batang padi kurang berisi dan kemungkinan besar hasil panen tidak mencapai target,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi ini membuat petani khawatir karena hasil panen diperkirakan menurun cukup signifikan dari harapan semula.
Sementara itu, Tenaga Penyuluh Pertanian Kecamatan Kaway XVI yang juga Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) setempat membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan, kurang suburnya tanaman padi terjadi pascatanam akibat kemarau panjang yang melanda wilayah Kaway XVI.
Menurutnya, jika mengacu pada target normal, satu hektare lahan sawah biasanya mampu menghasilkan hingga enam ton gabah. Namun pada musim rendeng 2026 ini, diperkirakan rata-rata produksi hanya sekitar tiga ton per hektare.
“Melihat kondisi batang padi yang kurang optimal pertumbuhannya setelah tanam, kemungkinan hasil panen hanya sekitar tiga ton per hektare,” jelasnya.
Penurunan hasil panen ini menjadi perhatian bersama, mengingat sektor pertanian padi merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat di Kecamatan Kaway XVI dan sekitarnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....