Pertanian Organik Jadi Solusi Krisis Lingkungan

  • 23 Feb 2026 12:19 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh: Di tengah meningkatnya pencemaran tanah, air, dan udara akibat penggunaan bahan kimia sintetis di sektor pertanian. Dosen Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar (UTU), Dr. Vina Maulidya, menilai pertanian organik menjadi solusi konkret untuk memulihkan kualitas lingkungan dan menghasilkan pangan lebih sehat.

Hal itu disampaikannya dalam program dialog Green Radio, saat membahas dampak penggunaan bahan kimia sintetis dalam sektor pertanian terhadap pencemaran tanah, air, dan udara.

Menurutnya, pertanian organik merupakan sistem budidaya yang tidak menggunakan pupuk dan pestisida kimia sintetis. “Pertanian organik menggunakan bahan alami seperti kompos, pupuk hijau, pupuk hayati, serta pestisida nabati yang ramah lingkungan,” ujarnya, Sabtu 21 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dapat meninggalkan residu pada hasil pertanian. Residu tersebut berpotensi terakumulasi dalam tubuh manusia apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

“Produk pertanian organik lebih sehat karena minim residu bahan kimia. Selain itu, sistem ini juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem tanah,” kata Vina.

Beberapa contoh penerapan pertanian organik antara lain penggunaan pupuk kompos dari kotoran ternak, pemanfaatan mikroorganisme seperti rhizobium dan mikoriza sebagai pupuk hayati, serta pestisida nabati dari daun nimba, serai, maupun bawang-bawangan.

Ia menambahkan, teknik budidaya seperti rotasi tanaman dan tumpangsari juga menjadi bagian penting dalam sistem pertanian organik untuk menekan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

“Prinsipnya adalah kembali ke sistem alami seperti yang dilakukan nenek moyang dahulu sebelum penggunaan bahan kimia secara masif,” ujarnya.

Vina berharap semakin banyak petani mulai beralih ke sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan demi keberlanjutan sektor pangan di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....