Relawan Kemenag Aceh Barat Pulihkan MIN 14 Pascabanjir

  • 15 Jan 2026 16:47 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Relawan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat kembali melaksanakan aksi bakti sosial di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Aceh Barat pada Kamis, 15 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabanjir bandang yang sebelumnya melanda kawasan tersebut.

Dalam aksi bakti sosial kali ini, puluhan personel diterjunkan yang terdiri dari kepala madrasah MIN, MTs, MAN, jajaran Kantor Urusan Agama (KUA), serta unsur pimpinan Kementerian Haji dan Umrah bersama seluruh jajaran Kemenag Aceh Barat. Para relawan melakukan pembersihan sejumlah fasilitas madrasah, di antaranya MCK, ruang perpustakaan, serta rumah guru.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, MIN 14 Aceh Barat merupakan salah satu madrasah yang masuk kategori rusak parah akibat banjir. Sejumlah fasilitas pendidikan terendam air dan lumpur, sehingga aktivitas belajar mengajar belum dapat berjalan normal.

Kondisi tersebut berdampak pada ruang literasi siswa yang belum bisa digunakan. Selain itu, banyak buku pelajaran dan koleksi perpustakaan mengalami kerusakan akibat endapan lumpur sisa banjir.

Kepala MIN 14 Aceh Barat, Edwar, berharap pascamusibah banjir bandang ini ada dukungan dari berbagai pihak untuk membantu pengadaan mobiler dan fasilitas pendukung pendidikan lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali optimal.

“Kami sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun pihak berwenang, khususnya untuk pemulihan fasilitas MIN 14 yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Harapan ini kami sampaikan dengan sungguh-sungguh, mengingat banyak sarana, terutama mobiler, yang mengalami kerusakan parah dan sebagian besar sudah tidak dapat digunakan lagi,” kata Edwar.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat juga menyampaikan harapannya agar pemulihan fasilitas pendidikan di MIN 14 dapat segera terealisasi melalui sinergi dan kepedulian semua pihak demi keberlangsungan pendidikan para siswa.

“Alhamdulillah, proses belajar mengajar sudah kembali berjalan, namun masih terdapat sejumlah fasilitas yang belum tersedia, seperti ruang perpustakaan, toilet, dan mobiler. Saat ini kami masih membuka donasi dan berharap ada dermawan lain yang turut membantu MIN 14 di Paya Baru ini,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....