Satgas Pengendalian Harga Beras Aceh Pantau Pasar
- 08 Nov 2025 15:40 WIB
- Meulaboh
KBRN, Nagan Raya: Badan Pangan Nasional bersama Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Aceh melakukan survei dan pemantauan harga beras di Pasar Inpres Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Koordinator Satgas Daerah, Direktur Reskrimsus Polda Aceh yang diwakili oleh Kasubdit Indagsi Kompol Ade Gita Rachmadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama perwakilan dari Badan Pangan Nasional, Erna Djati. Pemantauan dilakukan menyusul data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat Kabupaten Nagan Raya termasuk dalam 51 kabupaten/kota di Indonesia yang mengalami kenaikan harga beras.
Dalam survei tersebut, Satgas menemukan harga beras medium dan premium di Pasar Simpang Peut berkisar antara Rp13.000 hingga Rp15.400 per kilogram. Harga tersebut terpantau di beberapa pedagang, seperti UD Fikar dan Toko Syuhuri.
Kompol Ade Gita Rachmadi menjelaskan, pembentukan Satgas Pengendalian Harga Beras merupakan langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya komoditas beras. Satgas ini terdiri dari unsur Polda Aceh, Perum Bulog, Dinas Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, serta Dinas Penanaman Modal dan PTSP baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Hasil kegiatan menunjukkan harga beras premium dan medium relatif stabil. Tidak ada lonjakan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dan stok di toko-toko masih cukup. Tidak ditemukan adanya kelangkaan,” ungkap Kompol Ade Gita.
Ia berharap kegiatan pemantauan rutin ini dapat menjaga stabilitas harga serta memastikan masyarakat memperoleh beras sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....