Kerajinan 'Cinkhui' Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda

  • 12 Okt 2025 15:11 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Calang : Kerajinan tradisional 'Cinkhui' dari Kabupaten Aceh Jaya resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2025. Penetapan tersebut dilakukan dalam Sidang Penetapan WBTb Indonesia yang digelar oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kemendikbudristek.

Sidang tahunan tingkat nasional itu berlangsung pada 5–11 Oktober 2025 di Hotel Sutasoma Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Agenda tersebut menghadirkan para pakar budaya dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.

Aceh Jaya menjadi salah satu daerah yang berhasil meloloskan karya budayanya melalui proses seleksi ketat di tingkat provinsi hingga nasional. Cinkhui akhirnya dinyatakan lolos dan ditetapkan secara resmi sebagai warisan budaya takbenda Indonesia.

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P., menyambut baik kabar tersebut dan mengaku bangga atas pengakuan budaya daerahnya. “Dengan rasa syukur yang mendalam, kita bangga atas penetapan Kerajinan Cinkhui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2025,” ujarnya, Sabtu (11/10/2025), saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurutnya, pengakuan ini menjadi bukti bahwa Aceh Jaya memiliki kekayaan budaya yang tinggi nilainya. Ia menyebut, penetapan ini sekaligus menambah daftar warisan budaya asal Aceh Jaya yang telah diakui secara nasional.

“Setelah Dike Pam Panga dan Seumeuleung Raja Daya, kini giliran Cinkhui yang menorehkan prestasi di tingkat nasional,” lanjut Safwandi. Ia menilai, hal ini menunjukkan konsistensi daerah dalam menjaga dan merawat identitas budaya lokal.

Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam melestarikan budaya daerah. “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pihak yang peduli terhadap warisan budaya kita,” tuturnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada masyarakat, seniman, budayawan, serta tim pengusul dari Aceh Jaya. “Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah berupaya hingga Cinkhui dapat menembus penetapan tingkat nasional,” pungkas Safwandi.

Sebagai informasi, Cinkhui merupakan kerajinan tradisional berbahan dasar kulit kerang yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat pesisir Aceh Jaya. Keunikan bentuk dan teknik pembuatannya menjadi salah satu kekuatan dalam proses penilaian di tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....