Dolah Recycle Luncurkan Program Sedekah Sampah untuk Palestina

  • 02 Okt 2025 00:01 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Bank Sampah Dolah Recycle Meulaboh, meluncurkan program Sedekah Sampah untuk Palestina. Peresmian ditandai dengan kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan pemerhati lingkungan dalam mendukung Gerakan Edukasi Indonesia Bersih, Rabu (1/10/2025).

Kegiatan yang digelar di salah satu warung kopi di Meulaboh tersebut menggandeng Yayasan Indonesia Berbagi Senyum (IBS) serta Persaudaraan Alumni (PA) 212 bersama Syeikh Muraweh Mousa Nassar, dengan penghubung Abi Wahed Al Arsy dari Lhoknga. Diskusi membahas langkah kolaborasi dalam mengurangi volume sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga, sekaligus penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina.

Direktur Bank Sampah Dolah Recycle Meulaboh, Deriansyah, menjelaskan bahwa program ini menargetkan pengumpulan botol plastik sebagai prioritas utama karena mudah dikelola dan bernilai jual stabil.

“Ke depan, kami juga akan menerima donasi sampah lain, seperti logam, kertas, maupun botol kaca. Program ini sejalan dengan konsentrasi kami dalam pengelolaan sampah sekaligus mendukung program pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk meraih Piala Adipura,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai kegiatan masyarakat seperti Car Free Day, Weekend Show, hingga Pekan Kebudayaan Aceh Barat berpotensi menghasilkan banyak sampah plastik. Melalui program ini, sampah dapat dialihkan menjadi sedekah bernilai amal bagi masyarakat Palestina, sekaligus menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Ketua Yayasan Indonesia Berbagi Senyum (IBS), Syeikh Mahmod bin Ismail, mengapresiasi inisiatif ini. “Alhamdulillah, program sedekah sampah ini bermanfaat luar biasa, baik untuk saudara kita di Palestina maupun masyarakat di Aceh. Dari sesuatu yang kecil, seperti sampah, bisa lahir amal yang besar untuk kemanusiaan,” ujarnya.

Dosen Universitas Teuku Umar (UTU), Sulaiman Ali, juga mendukung penuh program ini. Ia menyebut, melalui Pusat Pembinaan Karakter Mahasiswa (P3I), pihak kampus akan mendorong mahasiswa membawa sampah daur ulang untuk disalurkan ke Bank Sampah Dolah Recycle. “Hasilnya akan disedekahkan bagi masyarakat Palestina sebagai bentuk kepedulian mahasiswa UTU,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala sekolah, dosen, pelaku UMKM, kelompok wirid yasin, tokoh pemuda, mahasiswa, serta elemen masyarakat lainnya. Semangat kolaborasi ini diharapkan memperkuat kepedulian kolektif terhadap kebersihan lingkungan sekaligus solidaritas kemanusiaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....