Kementerian Kehutanan Perkuat Konservasi Gajah Sumatra di Aceh
- 27 Sep 2025 08:59 WIB
- Meulaboh
KBRN, Jakarta: Kementerian Kehutanan melalui Badan Penyuluhan dan Penyelenggaran Sumber Daya Manusia (BP2SDM) menggelar penyuluh Kehutanan. Kegiatan dilakukan untuk mendukung konservasi gajah di Peusangan, Bener Meriah, Aceh.
Kegiatan ini juga mengajak 50 penyuluh dari berbagai instansi sebagai dukungan terhadap Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI). Dengan tema "Peran Penyuluh Kehutanan dalam Konservasi Gajah untuk Mendukung Program PECI”.
Kepala BP2SDM, Indra Exploitasia Semiawan, menekankan peran strategis penyuluh sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat. Penyuluh berperan sebagai fasilitator, edukator, sekaligus pendamping yang harus bekerja sama lintas pihak.
"Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan hutan lestari dan masyarakat sejahtera. Program ini tidak hanya fokus pada konservasi, tetapi juga mengintegrasikan aspek sosial, budaya, dan ekonomi lokal," kata Indra, Jumat (26/9/2025).
Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan (KTH) melalui skema perhutanan sosial menjadi bagian dari strategi PECI. Dengan cara ini, konservasi gajah selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI, Khalid menegaskan, pentingnya sinergi pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam konservasi. "Aspirasi dan kendala dari para penyuluh perlu didengar agar solusi bisa diambil secara cepat dan tepat," ucapnya.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebelumnya telah menetapkan sebagian kawasan hutan tanaman industri sebagai wilayah konservasi gajah. Yakni dengan luas 98.000 hektare di wilayah Takengon, Aceh Tengah.
Penetapan ini menjadi bukti komitmen pemerintah menjaga kelestarian gajah Sumatera. Sekaligus menjawab tuntutan global untuk memperkuat konservasi satwa langka. (Puspem)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....