Ramadan Kreatif, Siswa MIN 1 Dairi Hidupkan Cinta Masjid Lewat Seni
- 27 Feb 2026 00:05 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Semarak bulan suci Ramadan di MIN 1 Dairi tidak hanya terasa dalam kegiatan ibadah, tetapi juga terintegrasi dalam proses pembelajaran di kelas. Pada Rabu, 25 Februari 2026, siswa-siswi kelas V B melaksanakan kegiatan kreatif menggambar masjid dan suasana Ramadan dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi madrasah dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual yang menguatkan nilai spiritual, membangun karakter, serta menumbuhkan kecintaan terhadap masjid sebagai pusat ibadah dan peradaban umat Islam. Pembelajaran dipandu oleh Guru SBdP, Jahrin Padang, dengan pendekatan aktif, inspiratif, dan partisipatif.
Sebelum mulai menggambar, siswa diajak berdiskusi mengenai makna masjid di bulan Ramadan. Mulai dari pelaksanaan salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan keagamaan lainnya yang mempererat ukhuwah Islamiyah.
| Baca juga: Menahan Lisan di Era Media Sosial |
"Diskusi ini bertujuan membuka wawasan dan membangun imajinasi siswa agar karya yang dihasilkan tidak sekadar gambar visual, tetapi juga memiliki pesan moral dan nilai religius yang kuat," ucap Jahrin Padang.
Ia mengatakan dalam proses pengerjaan, guru memberikan arahan terkait teknik dasar menggambar, pengaturan perspektif, komposisi objek, serta perpaduan warna yang harmonis. Namun demikian, siswa tetap diberikan ruang kebebasan untuk mengekspresikan gagasan dan pengalaman pribadi mereka selama Ramadan.
Hasilnya, lahirlah beragam karya yang menggambarkan masjid bercahaya di malam hari, jemaah yang khusyuk melaksanakan tarawih, anak-anak yang membaca Al-Qur’an, hingga suasana hangat kebersamaan keluarga saat berbuka puasa. Setiap karya memperlihatkan kreativitas, sekaligus pemahaman sederhana namun bermakna tentang keutamaan bulan suci.
Menurut Jahrin Padang, pembelajaran seni memiliki peran strategis dalam membangun keseimbangan antara kemampuan akademik dan pembentukan karakter peserta didik. Ia menegaskan integrasi tema Ramadan dalam pembelajaran SBdP merupakan langkah nyata untuk menanamkan nilai keimanan melalui pendekatan yang menyenangkan.
“Melalui seni, anak-anak belajar mencintai masjid bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi sebagai pusat ibadah, ilmu, dan pembinaan akhlak. Kreativitas menjadi sarana untuk menguatkan spiritualitas mereka,” ujarnya.
Kepala madrasah, Sumarto AF Sitanggang, menyampaikan apresiasi atas inovasi pembelajaran yang dilaksanakan. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Menurutnya, Ramadan adalah momentum strategis untuk memperkuat pendidikan karakter melalui berbagai aktivitas positif dan produktif.
“Madrasah harus mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Ketika siswa mencintai masjid sejak dini, maka akan tumbuh kesadaran untuk menjaga ibadah dan akhlaknya di masa depan,” ucap Sumarto AF.
Sumarto menambahkan, sebagai bentuk apresiasi, hasil karya siswa dipajang di sudut kelas dan lingkungan madrasah sehingga menciptakan atmosfer Ramadan yang lebih hidup dan inspiratif. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen MIN 1 Dairi dalam mengintegrasikan pendidikan seni, penguatan karakter, dan nilai spiritual secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....