OJK Perkuat Pembiayaan Inklusif Dukung Ekonomi Daerah
- 29 Mei 2026 10:11 WIB
- Medan
Poin Utama
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pembiayaan inklusif dan Program Pengembangan Ekonomi Daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
- Pemerintah dan OJK menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, digitalisasi dan penguatan UMKM guna mempercepat pembangunan ekonomi daerah.
RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Penguatan dilakukan melalui pembiayaan inklusif, produktif dan tepat sasaran guna mendukung sektor unggulan di berbagai daerah.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 di Balai Kartini, Jakarta, Senin 25 Mei 2026.
Konferensi mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor dan dihadiri berbagai kementerian serta lembaga. Friderica mengatakan sinergi antar lembaga diperlukan untuk mendukung berbagai program percepatan pengembangan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Kolaborasi melibatkan OJK, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, industri jasa keuangan serta kementerian teknis sektor riil.
“Berbagai tantangan dinamika global saat ini tidak boleh menurutkan optimisme Indonesia,” ujar Friderica.
Ia mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah guna menopang kemajuan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Menurut Friderica, sejak 2024 OJK telah mengembangkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut berfokus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah melalui pembangunan ekosistem kolaboratif bersama kementerian dan lembaga terkait. Hingga saat ini, Program PED telah diterapkan di 40 kabupaten dan kota dengan fokus agrikultur serta ekonomi kreatif.
Wilayah implementasi program meliputi Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah dan DKI Jakarta dengan berbagai potensi ekonomi unggulan.
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, berharap Program PED memberikan manfaat besar terhadap perekonomian daerah dan masyarakat sekitar.
“Kita terus mendorong PED semakin luas agar memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kolaborasi pembangunan ekosistem prioritas daerah,” katanya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional tidak terlepas dari perkembangan ekonomi daerah.
Pemerintah terus mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat, digitalisasi ekonomi, hilirisasi industri serta penguatan sumber daya manusia daerah.
Sementara, Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pertumbuhan dimulai ketika kebijakan pusat dan daerah bergerak bersama dan manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....