OJK Perkuat Literasi Keuangan Perempuan lewat TP-PKK
- 15 Jun 2026 21:48 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan literasi keuangan perempuan untuk memperkuat kesejahteraan keluarga dan ekonomi nasional. Program ini disampaikan dalam kegiatan edukasi keuangan TP-PKK di Jakarta, Selasa 9 Juni 2026.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang cerdas finansial. Ia menyampaikan hal tersebut dalam rangkaian Bulan Literasi Keuangan 2026 di Gedung Dhanapala Jakarta.
Friderica menegaskan literasi keuangan bukan hanya soal pemahaman uang, tetapi juga penguatan ketahanan keluarga. Ia menyebut perempuan menjadi fondasi penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat berkelanjutan.
“Literasi keuangan bagi perempuan bukan hanya tentang memahami uang, tetapi tentang membangun keluarga yang tangguh,” ujar Friderica. Ia menekankan pentingnya peran perempuan dalam mencetak generasi yang cerdas finansial.
Kepala Eksekutif Pengawas Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengatakan perempuan merupakan kunci ketahanan keuangan keluarga. Ia menyebut penguatan literasi perempuan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Dicky menilai ibu-ibu PKK memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi di tingkat keluarga. Ia juga mendorong perempuan menjadi duta literasi keuangan di lingkungan masing-masing.
“Perempuan, khususnya Ibu-Ibu PKK, adalah kunci ketahanan keuangan keluarga,” ucap Dicky. Ia menegaskan dampak literasi keuangan meluas hingga tingkat nasional.
Ketua Umum TP-PKK Tri Tito Karnavian mengapresiasi langkah OJK dalam memberdayakan perempuan melalui edukasi keuangan. Ia menilai literasi keuangan penting untuk mencegah praktik keuangan ilegal di masyarakat.
Tri berharap edukasi keuangan dapat menjangkau perempuan hingga ke daerah secara merata. Ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai garda terdepan edukasi keuangan di keluarga.
Kegiatan ini diikuti sekitar 4.000 anggota TP-PKK secara hybrid dari seluruh Indonesia. Sebanyak 1.000 peserta hadir langsung dan 3.000 lainnya mengikuti secara daring.
Acara juga menghadirkan sesi diskusi dengan narasumber dari sektor keuangan dan industri fintech. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan aset dan pemanfaatan teknologi finansial secara bijak.
OJK menegaskan komitmen untuk terus memperluas program literasi keuangan secara berkelanjutan. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat peran perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan ekonomi nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....