Sertifikasi Halal Didorong Perluas Pasar UMKM Sumut

  • 28 Agt 2026 11:15 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Hidayatullah Halal Festival digelar di Restoran Wong Solo, Jalan Gajah Mada, Kota Medan, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Mengusung tema “Sinergi untuk Produk Halal, Usaha Berkah, Umat Berdaya”, kegiatan tersebut mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem halal dan meningkatkan daya saing UMKM di Sumatera Utara.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sumatera Utara, Syukron Khairi Nasution mengatakan, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah hadir tidak hanya sebagai badan usaha organisasi. Keberadaannya juga diarahkan untuk memberikan pelayanan dan pendampingan jaminan produk halal kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Menurut Syukron, sertifikasi halal memiliki nilai strategis bagi UMKM karena tidak hanya memberikan kepastian halal kepada konsumen, tetapi juga dapat meningkatkan nilai tambah produk. Sertifikasi tersebut dinilai dapat membuka peluang bagi produk lokal untuk memasuki ritel modern, pasar ekspor, dan jaringan industri yang lebih luas.

“Dengan sertifikasi halal, produk UMKM lokal Sumatera Utara memiliki tiket resmi untuk masuk ritel modern, kemudian pasar ekspor, dan jaringan ekosistem industri nasional,” katanya saat memberikan kata sambutan.

Syukron mengatakan LPH Hidayatullah Sumatera Utara ingin menjadi mitra bagi pelaku usaha agar proses sertifikasi tidak lagi dianggap rumit. Pendampingan diharapkan membantu UMKM memenuhi ketentuan halal sekaligus meningkatkan kapasitas usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui Hidayatullah Halal Festival, pihaknya juga mengajak pemerintah, asosiasi usaha, perbankan, dan pelaku UMKM memperkuat sinergi membangun ekosistem halal di Sumatera Utara. Produk lokal Medan dan Sumatera Utara diharapkan tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, Yuliani Siregar mengatakan Pemprov Sumut turut mendorong percepatan sertifikasi halal bagi UMKM. Pada 2026, sebanyak 1.000 sertifikat halal melalui mekanisme self declare disiapkan bagi pelaku UMKM melalui kolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, Yuliani Siregar, saat memberikan kata sambutan dan membuka Hidayatullah Halal Festival. (Foto: RRI/Mutiara)

“Harapannya UMKM ini bisa naik kelas, bukan hanya menembus pasar lokal atau pasar nasional, tapi bagaimana bisa menembus pasar dunia. Pasti punya sertifikat-sertifikat atau dokumen-dokumen yang memang legalitasnya diakui,” ujarnya.

Selain sertifikasi halal, Pemprov Sumut menyediakan sejumlah layanan pendukung bagi pelaku UMKM, mulai dari pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), perizinan BPOM, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga akses layanan perbankan. Layanan tersebut juga disediakan dalam rangkaian Sumut Halal Festival.

Yuliani mengatakan pelayanan bagi UMKM tidak berhenti setelah festival selesai. Pelaku usaha dapat mendatangi UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) untuk memperoleh pendampingan terkait legalitas maupun kebutuhan pengembangan usaha.

Pemprov Sumut juga tengah melakukan kurasi terhadap produk-produk UMKM. Kurasi diarahkan untuk mendorong pelaku usaha naik kelas dan memperluas pasar, termasuk membuka peluang menembus pasar internasional dengan memenuhi dokumen serta legalitas produk yang dibutuhkan.

Yuliani menyatakan Pemprov Sumut terbuka berkolaborasi dengan Hidayatullah, lembaga keuangan, serta berbagai pihak lainnya untuk memperluas fasilitasi sertifikasi halal. Kolaborasi dinilai dibutuhkan mengingat besarnya jumlah UMKM di Sumatera Utara yang perlu didorong memenuhi legalitas dan meningkatkan daya saing.

“Kami siap berkolaborasi baik dengan Maybank, dengan Hidayatullah, ataupun dengan pihak-pihak lainnya, bagaimana nantinya pelaku UMKM kita bisa terbantukan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....