Panggung Budaya Tapanuli Utara di PRSU Angkat Pesona Pulau Sibandang

  • 27 Jul 2026 14:49 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Panggung Budaya Tapanuli Utara memeriahkan malam ke-24 Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Panggung Keong, Minggu, 26 Juli 2026. Mengusung tema "Beta tu Pulau Sibandang" yang berarti "Ayo ke Pulau Sibandang", Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menjadikan pagelaran budaya tersebut sebagai ajang memperkenalkan potensi wisata, sejarah, dan budaya Pulau Sibandang kepada masyarakat luas.

Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, mengatakan tema tersebut dipilih untuk memperkenalkan Pulau Sibandang di Kecamatan Muara. Pulau Sibandang merupakan destinasi wisata yang memiliki sejarah panjang, panorama alam yang indah, serta budaya Batak yang masih terjaga.

"Saya sudah berkeliling hampir di 15 kecamatan, 241 desa, termasuk Pulau Sibandang. Dari semua yang saya lihat, ada yang unik menurut saya, yaitu Pulau Sibandang. Pulau ini bisa berbicara tentang budaya. Habatakon ada di sana, UMKM ada di sana, pemandangan ada di sana, tumbuhan khas juga ada di sana,"katanya.

Menurutnya, Pulau Sibandang memiliki berbagai daya tarik, mulai dari pohon mangga berusia sekitar 150 tahun yang hingga kini masih berbuah, bangunan bersejarah Sopo Boilon yang dibangun pada era 1700-an, hingga tarian tradisional Hoda-hoda yang sarat nilai sejarah dan budaya. Selain itu, pulau tersebut juga memiliki pantai yang luas serta kawasan hutan yang masih asri.

"Yang mau kita jual bukan mangganya, bukan jusnya, tetapi pohon mangga yang sudah berumur 150 tahun dan masih berbuah. Itulah yang membuat orang tertarik datang ke Pulau Sibandang,"katanya.

Jonius menjelaskan, Pulau Sibandang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi sport tourism. Dengan panjang lintasan mengelilingi pulau sekitar 11 kilometer, kawasan ini dinilai sangat cocok untuk berbagai kegiatan olahraga seperti maraton, bersepeda, hingga renang dari Pulau Sibandang menuju Muara.

"Sekarang ini orang berwisata bukan hanya memandang, tetapi juga mencari aktivitas. Karena itu, kami mencoba menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat dilakukan wisatawan di Pulau Sibandang, salah satunya melalui sport tourism," ujarnya.

Selain olahraga, wisatawan juga dapat menikmati wisata budaya dengan mengunjungi para penenun ulos, berkemah di kawasan perbukitan, hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat. Menurut Jonius, masyarakat juga perlu dipersiapkan agar siap menerima kedatangan wisatawan sebagai bagian dari pengembangan pariwisata.

Ia mengungkapkan, pemerintah daerah juga telah mengajak sejumlah tokoh nasional serta calon investor, termasuk dari Singapura, untuk berinvestasi di Pulau Sibandang. Namun, skema investasi yang ditawarkan tidak melalui pembelian lahan.

"Kami sudah sepakat dengan para investor bahwa tanah tetap menjadi milik masyarakat Pulau Sibandang. Yang dilakukan adalah kerja sama pemanfaatan lahan selama 25 hingga 30 tahun agar investor memiliki kepastian untuk berinvestasi," ucapnya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk terus mendorong Pulau Sibandang sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di kawasan Geopark Kaldera Toba. Pengembangannya akan mengusung konsep ekowisata (green tourism) dan pariwisata berbasis sukarelawan (volunteer tourism).

"Kami ingin wisatawan yang datang ke Pulau Sibandang bukan hanya mengambil foto lalu pulang, tetapi juga ikut berkontribusi menjaga lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," katanya.

Lebih lanjut, Jonius mengajak seluruh masyarakat Tapanuli Utara, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk bersama-sama mendukung pengembangan Pulau Sibandang sebagai destinasi wisata unggulan.

"Kami berkomitmen secara bertahap membangun wisata Pulau Sibandang. Melalui tema 'Beta tu Pulau Sibandang', kami berharap ini menjadi titik awal kebangkitan pariwisata Tapanuli Utara, dengan dukungan seluruh masyarakat dan para tokoh yang memiliki kepedulian terhadap daerah,"ucap Jonius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....