Wisman Ke Lakey Turun 60 Persen Akibat Ulah Oknum Taxi Bandara Bima

  • 21 Jul 2026 10:25 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Belum tuntasnya persoalan transportasi Bandara Sultan Salahudin, Bima-Lakey, berdampak pada menurunnya tingkat kunjungan Wisatawan Manca Negara (Wisman) ke Obyek Wisata Lakey, di Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Selain belum tersedianya angkutan umum langsung, dan hanya mengandalkan taxi bandara, membuat pengelola taxi bandara, mematok harga yang mencekik.

Muhammad Ali, pelaku Pariwisata Lakey, berkali-kali mengadukan persoalan ini ke Pemerintah Provinsi, namun belum juga ada solusi yang tepat.

Wisman yang berlibur ke Lakey dengan menggunakan travel Agen, menjadi tidak nyaman. Sebab, Wisman ini membayar paket liburan dalam beberapa pekan, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan, termasuk transportasi Bandara-Lakey.

“Akibatnya, kami yang bekerja sama dengan agen, saat melakukan penjemputan, harus memberikan kompensasi ke operator taxi bandara, agar tidak menjadi masalah,” katanya, Selasa, 21 Juli 2026.

Ali dan pelaku pariwisata lainnya, terpaksa rela mengeluarkan uang lebih, demi kenyamanan tamu yang berkunjung ke Lakey. Bahkan, atas kesepakatan PHRI, kata Ali, tamu yang dari Bali, terpaksa di alihkan jalurnya menuju Bandara Kaharudin Sumbawa dan dilakukan penjemputan oleh pihak hotel di Lakey ke Sumbawa.

“Itu tidak menjadi soal, asal tamu kami nyaman,” katanya.

Untuk bertahan, kata Ali, pelaku pariwisata di Lakey, mulai membuka diri. Pasca New Normal, akibat Pandemi Covid-19, pelaku pariwisata mulai merubah pola dengan membuka diri bagi tamu local.

Dampaknya, dari segi makanan dan harga hunian hotel, terpaksa di sesuaikan dengan kantong wisatawan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....