Pemkab Lombok Timur Fokus Kembangkan Pariwisata Kawasan Selatan

  • 10 Mei 2026 14:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali memfokuskan pengembangan sektor pariwisata di kawasan selatan. Fokus utama pembangunan diarahkan pada pembenahan fasilitas umum guna mendukung kenyamanan dan keamanan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat, menjelaskan kawasan selatan diprioritaskan karena memiliki potensi wisata bertaraf internasional, terutama untuk wisata selancar. Ombak di wilayah tersebut dinilai unik karena dapat digunakan oleh berbagai tingkat peselancar, mulai dari pemula hingga profesional, serta tersedia sepanjang tahun.

“Kawasan selatan memiliki potensi besar untuk wisata surfing kelas dunia karena karakter ombaknya sangat mendukung,” ujarnya, Minggu, 10 Mei 2026.

Sejumlah fasilitas umum pun mulai dibenahi oleh pemerintah daerah. Di antaranya pemasangan lampu penerangan jalan umum guna meningkatkan keamanan pada malam hari sekaligus mengurangi potensi tindak kriminalitas seperti pemalakan dan penjambretan.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memastikan ketersediaan air bersih melalui dukungan jaringan PDAM yang kini mulai menjangkau sejumlah wilayah di kawasan selatan. Untuk mendukung kenyamanan wisatawan, pemerintah daerah juga akan memperkuat jaringan telekomunikasi dengan menggandeng sejumlah pihak agar persoalan sinyal lemah di beberapa titik destinasi wisata dapat segera diatasi.

"Seluruh pembiayaan pembangunan tersebut berasal dari koordinasi dan anggaran daerah, meskipun untuk beberapa infrastruktur tertentu tetap mendapat dukungan dari pihak lain," katanya.

Widayat mengatakan, kawasan selatan Lombok Timur diproyeksikan menjadi daerah penyangga destinasi wisata utama di NTB seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan Gili Trawangan. Pemerintah berharap wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut juga tertarik mendatangi destinasi wisata di selatan Lombok Timur.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga fokus melakukan pembenahan kebersihan fasilitas umum, terutama toilet dan tempat ibadah. Hal ini sejalan dengan pengembangan konsep wisata halal yang menekankan kenyamanan fasilitas ibadah bagi wisatawan.

“Wisata halal bukan hanya soal destinasi, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan fasilitas ibadah yang tersedia,” katanya.

Dari sisi kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 530 ribu orang pada tahun 2026. Pertumbuhan sektor pariwisata juga terlihat dari meningkatnya kapasitas hotel dan homestay di kawasan selatan.

Bahkan, terdapat hotel di kawasan tersebut yang disebut telah mencatat pendapatan pajak hingga miliaran rupiah, menandakan geliat ekonomi pariwisata yang terus berkembang. Melalui berbagai upaya pembangunan dan pembenahan yang dilakukan, pemerintah berharap jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan selatan Lombok Timur terus meningkat dari tahun ke tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....