Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh jadi Kawasan Konservasi
- 08 Mei 2026 12:17 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh jadi Kawasan Konservasi
- Pariwisata Harus Tunduk pada Ekosistem
- Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-196 Tahun 2026 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi dan Perlindungan Hiu Paus
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi sekaligus mengarahkan pengembangan pariwisata berbasis perlindungan ekosistem. Kebijakan ini menandai perubahan pendekatan pembangunan kawasan, dari orientasi eksploitasi menuju keberlanjutan lingkungan.
Langkah tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-196 Tahun 2026 tentang Pencadangan Kawasan Konservasi dan Perlindungan Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB yang juga Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, mengatakan konservasi menjadi fondasi utama dalam pembangunan kawasan Teluk Saleh. Menurutnya, seluruh aktivitas ekonomi, termasuk sektor pariwisata, harus mengikuti batasan daya dukung lingkungan.
“Teluk Saleh tidak dibangun dari eksploitasi, tetapi dari perlindungan ekosistemnya. Di situlah letak daya saing dan keberlanjutan kawasan ini,” kata Khalik, Kamis, 7 Mei 2026.
Dalam keputusan tersebut, kawasan seluas 73.165,05 hektare dicadangkan sebagai kawasan konservasi berbasis spesies kategori taman. Kawasan ini melindungi habitat hiu paus (Rhincodon typus), termasuk area makan, pembesaran, hingga jalur migrasi alaminya.
Pemerintah Provinsi NTB menegaskan seluruh rencana pengembangan di Teluk Saleh, termasuk studi kelayakan pariwisata, wajib mengacu pada prinsip konservasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah. “Studi kelayakan harus mengikuti arah kebijakan konservasi, bukan sebaliknya,” ujar pejabat yang akrab disapa Aka itu.
Menurut dia, pendekatan tersebut dilakukan agar pembangunan kawasan tidak mengorbankan ekosistem laut yang menjadi kekuatan utama Teluk Saleh. Pemerintah daerah juga menilai kebijakan itu dapat memberi kepastian arah investasi sekaligus menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Teluk Saleh selama ini dikenal sebagai salah satu habitat hiu paus di NTB dan mulai berkembang sebagai destinasi wisata berbasis bahari. Pemerintah daerah berharap fondasi konservasi yang diperkuat saat ini dapat menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi pariwisata berbasis ekosistem yang berdaya saing global dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....