Lima Belas Museum di NTB Siap Jadi Destinasi Kebudayaan

  • 05 Feb 2026 08:57 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kian memantapkan diri sebagai pusat wisata sejarah di Indonesia Timur. Sebanyak 15 museum kini resmi berdiri dan siap menjadi destinasi wisata berbasis kebudayaan yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

​Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, mengungkapkan bahwa pertumbuhan jumlah museum ini merupakan hasil dari upaya masif dalam membentuk museum-museum desa. Langkah ini bertujuan agar kekayaan sejarah tidak hanya menumpuk di pusat kota, tetapi juga tersebar hingga ke pelosok desa.

"Kami ingin museum desa terus bertambah agar semakin memperkuat pelestarian benda bernilai sejarah, dan menjadi objek wisata baru berbasis kebudayaan," ujar Nuralam, Kamis 5 Februari 2026.

Kepala Museum NTB, DR. Ahmad Nuralam, M.H, saa tberada di Desa Sakra, Lombok Timur
Kepala Museum NTB, DR. Ahmad Nuralam, M.H, saa tberada di Desa Sakra, Lombok Timur

​Sebelumnya, NTB hanya memiliki 5 museum, yakni 4 museum di Pulau Sumbawa dan 1 Museum Negeri NTB di Pulau Lombok. Namun, melalui program "Kotaku Museumku, Kampungku Museumku", tercatat 8 museum desa terbentuk pada tahun 2025. Di awal tahun 2026 ini, dua museum baru yakni Museum Yayasan Asthapura Rinjani dan Museum Sanggar menyusul bergabung, sehingga total menjadi 15 museum.

"Jadi jumlah museum kita saat ini ada 15 museum. Ini adalah upaya kami untuk menjadikan setiap kampung dan desa menjadi living museum. Dan sesuai dengan apa yang di inginkan gubernur untuk membentuk 50 museum di NTB," ujarnya.

​Nuralam menambahkan bahwa target besar Pemerintah Provinsi adalah mewujudkan 50 museum di NTB. Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur guna menjadikan setiap kampung di NTB sebagai living museum yang dapat dinikmati wisatawan domestik maupun mancanegara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....