Radio Republik Indonesia dan Media Pelayanan Publik
- 11 Sep 2026 20:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Reublik Indonesia (RRI) baru saja berulang tahun ke-81, tanggal 11 September 2026. Bertepatan dengan hari Jumat Mubarak.
Di tengah usianya yang amat matang, RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik dihadapkan dengan tantangan dan persaingan yang makin ketat antar media.
Di sisi lain, sebagai Media Penyiaran Publik RRI mengemban tugas menyajikan berbagai informasi dan beragam siaran yang bermanfaat bagi publik, meskipun secara politik mungkin informasi dan program siaran media tersebut dipandang kurang menarik dan tidak mempunyai nilai jual yang tinggi.
Tidak seperti masa lalu, RRI itu bagai pasar swalayan yang menyajikan apa saja, kini sudah ada segmentasi pendengar dengan menampilkan chanel RRI Net, RRI Spot, RRI World, RRI Nasional serta berbagai chanel RRI daerah.
Tentu saja hal itu merupakan upaya untuk melayani berbagai segmen perdengarnya yang makin dinamis melalui berbagai minat yang sangat heterogen sifatnya.
Selain itu, memanfaatkan berbagai fitur media sosial pun dilakukannya. Tujuannya jelas agar makin memudahkan pendengar RRI untuk mengaksesnya, terutama segmentasi milenial yang lebih akrab dengan Mobile Radio Reciever.
Sajiannya pun telah mengakomodasi para publik muda (gen Z). Misalnya dengan siaran sepak bola internasional langsung, bahkan mengakomodasi keinginan netizen dengan tayangan sketsa netizen dengan pilihan sajian yang tidak menyesatkan, tetapi sajian yang pantas dan menarik.
RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik, fungsi dan peran utama yang diemban adalah menjadi Media Pelayanan Publik, mengingat saat ini peran tersebut juga diklaim oleh hampir semua media, termasuk media sosial yang juga merasa melayani publik, meskipun pada kenyataannya hanya terbatas (subyektif) pada kepentingan netizennya masing-masing, sehingga sering merugikan, bahkan tidak jarang sajian-sajian manipulatifnya justru saling membenturkan dan jauh dari etika serta hukum komunikasi yang standard.
Peluang itulah sebaiknya dilakukan RRI, mengingat kondisi media sosial saat ini semakin membingungkan.
Celakanya lagi media maintsream swasta pun juga sulit dijadikan rujukan, mengingat secara kelembagaan telah terkooptasi dengan kepentingan politik tertentu.
Akhirnya kita berharap LPP RRI lah yang tepat dijadikan rujukan, dengan harapan modifikasi berbagai sajian akan mampu bersaing dengan media lainnya sehingga mottonya yang "Sekali di udara tetap di udara" bisa berfungsi secara maksimal.
Selamat Hari Jadi Radio Republik Indonesia "Sekali Di Udara Tetap Di Udara" RRI makin Jaya dan terus mengudara.
BRAVO RRI
Oleh : Lalu Djuharman Hasby (Pensiunan LPP RRI Mataram)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....