Intervensi Pengurangan Sampah di NTB Jadi Perhatian Bersama
- 30 Apr 2026 22:33 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Intervensi terhadap pengurangan sampah plastik penting. Perhatian multipihak mampu membantu perempuan menyelesaikan problem sampah plastik.
Sampah yang menumpuk di TPA atau TPS umumnya berasal dari rumah tangga. Diikuti pusat perbelanjaan dan aktivitas Bertani. Masih derasnya penggunaan plastik membuat daerah memasuki krisis sampah plastik. Begitu pula Nusa Tenggara Barat.
“Masih ada yang membuang sampah sembarangan, dan Perusahaan penghasil plastik juga harus punya rasa tanggung jawab,” kata Ziko atau Haiziah Gazali, aktivis lingkungan dari Gema Alam di Dialog Kentongan RRI Mataram belum lama ini.
Ziko mengatakan, pembagian tanggung jawab antara pemerintah dan lainnya akan mempermudah penanganan sampah plastik. Komposisi itu bisa Perusahaan, pemerintah daerahh dan masyarakat. Ditambah peran Lembaga Swadaya Masyarakat.
Ziko mengatakan, Gema Alam telah mendampingi sejumlah kelompok yang sekarang mandiri mengolah sampah. Penanganan sampah yang kolektif ini merupakab bentuk keadilan.
Ziko mengatakan, penanganan sampah juga mesti dari hulu ke hilir. Di hilir masyarakat diajak untuk melestarikan Sungai. Sementara di hulu tidak lagi sebagai pihak yang membuang sampah ke Sungai atau laut. Dampaknya bisa mempengaruhi hasil tangkapan nelayan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....