Hari Kedua, SAR Perluas Pencarian WNA Korea Selatan di Gili Trawangan

  • 07 Okt 2026 13:52 WIB
  •  Mataram

RRI .CO.ID, Lombok Utara — Tim SAR gabungan memperluas operasi pencarian terhadap Cheon Yuri (31), Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan yang hilang saat snorkeling di perairan Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara.

Memasuki hari kedua pencarian, Rabu 7 Oktober 2026, tim SAR menambah armada dan memperluas sektor penyisiran untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang terakhir diketahui berada di perairan Gili Trawangan pada Selasa 6 Oktober kemarin.

Kantor SAR Mataram mengerahkan tambahan alat utama berupa Rigid Buoyancy Boat (RBB) yang diberangkatkan dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Armada tersebut digunakan untuk memperkuat penyisiran di permukaan sekaligus menjangkau sektor pencarian yang lebih luas.

Sebelumnya, pencarian telah dilakukan Unit Siaga SAR Bangsal bersama sejumlah potensi SAR menggunakan perahu karet, perahu nelayan, serta armada lainnya.

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan pola pencarian pada hari kedua dilakukan dengan membagi fokus antara penyisiran di permukaan dan pencarian di bawah permukaan air.

"Pada pencarian hari kedua ini, kami mengerahkan tambahan alut berupa RBB dari Pelabuhan Lembar guna memperluas sektor penyisiran," ujar Aryadana.

Selain menggunakan RBB, tim juga mengoperasikan perahu karet dan perahu nelayan untuk menyisir sejumlah sektor di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

Pencarian bawah air juga diperkuat dengan pengerahan personel penyelam. Hingga Rabu siang, personel Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal, serta ABK KN 220 Mataram telah melakukan dua kali penyelaman di sekitar Last Known Position (LKP) atau lokasi terakhir korban diketahui.

Upaya pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan dan titik terakhir korban terlihat. Tim menyisir area permukaan sekaligus melakukan pemeriksaan di bawah air untuk menemukan kemungkinan keberadaan korban.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan, di antaranya TNI AL, Polairud Polda NTB, Polair Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, Babinsa Gili Indah, potensi SAR, serta masyarakat dan nelayan setempat.

"Hingga Rabu siang, hasil pencarian masih nihil. Meski demikian, tim SAR gabungan masih melanjutkan penyisiran di sejumlah sektor yang telah ditentukan," pungkasnya.

Tim di lapangan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan operasi, termasuk kondisi perairan dan hasil penyisiran sebelumnya, untuk menentukan sektor pencarian berikutnya.

Pencarian terhadap Cheon Yuri dilakukan setelah korban dilaporkan hilang ketika melakukan aktivitas snorkeling di kawasan perairan Gili Trawangan pada Selasa. Hingga memasuki hari kedua, keberadaan korban masih belum diketahui.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....