35 PHDI Provinsi Pastikan Keikutsertaan di Mahasabha XIII
- 06 Okt 2026 14:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Seluruh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi di Indonesia memastikan keikutsertaannya dalam Mahasabha XIII PHDI yang akan berlangsung di Jakarta.
Berdasarkan Dashboard Monitoring Pendaftaran Peserta per 1 Oktober 2026, sebanyak 35 PHDI Provinsi atau 100 persen telah mendaftarkan diri sebagai peserta Mahasabha XIII.
Wakil Ketua I PHDI NTB, I Gusti Lanang Patra mengatakan, capaian tersebut menjadi kabar positif sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan seluruh PHDI Provinsi dalam menjaga keberlangsungan dan marwah organisasi tertinggi umat Hindu di Indonesia.
"Ini menunjukkan semangat kebersamaan seluruh PHDI Provinsi untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan dan marwah PHDI," ujarnya, Selasa 6 Oktober 2026 pagi.
Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan AD/ART, Mahasabha dinyatakan sah apabila didukung sedikitnya dua pertiga dari jumlah PHDI Provinsi yang ada. Dengan 35 PHDI Provinsi, dukungan minimal yang diperlukan sebanyak 24 provinsi.
Namun, menurutnya, keikutsertaan seluruh PHDI Provinsi tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan persyaratan formal. Partisipasi tersebut memiliki makna penting dalam memperkuat persatuan, kebersamaan, serta rasa memiliki terhadap organisasi di tengah berbagai dinamika kehidupan umat Hindu.
Capaian Mahasabha XIII juga menunjukkan peningkatan dibandingkan Mahasabha XII lima tahun sebelumnya. Saat itu, Mahasabha XII diikuti 27 dari 32 PHDI Provinsi atau sekitar 84 persen.
Selain pendaftaran PHDI Provinsi, panitia juga terus memfasilitasi pendaftaran PHDI Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Berdasarkan pembaruan data, terdapat 303 PHDI Kabupaten/Kota, meningkat dari sebelumnya 298 organisasi.
Penambahan lima organisasi tersebut berasal dari kabupaten yang sebelumnya belum memiliki kepengurusan PHDI, namun kini telah membentuk kepengurusan dan memperoleh Surat Keputusan dari PHDI Provinsi masing-masing.
Kelima PHDI tersebut yakni PHDI Kabupaten Batanghari dan Sarolangun di Jambi, PHDI Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Timur di Maluku, serta PHDI Kabupaten Prabumulih di Sumatera Selatan.
Dari 303 PHDI Kabupaten/Kota tersebut, sebanyak 251 telah mendaftarkan diri sebagai peserta Mahasabha XIII atau sekitar 83 persen. Panitia menilai capaian tersebut cukup baik mengingat luasnya wilayah Indonesia dan keterlibatan peserta dari berbagai daerah, termasuk wilayah terluar Nusantara.
Mahasabha XIII juga melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan Hindu tingkat nasional yang selama ini menjadi mitra PHDI. Di antaranya Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), Prajaniti Hindu Indonesia, Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia (ICHI), Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN), Ikatan Dosen Hindu Indonesia (DHI), Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara (Pandu Nusa), serta Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia (P3I).
Selain itu, pimpinan 14 Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu (PTKH) dan pembina rohani Hindu di berbagai instansi pemerintah tingkat pusat juga diundang untuk hadir sebagai peserta maupun peninjau.
Pelibatan berbagai unsur tersebut diharapkan semakin memperkuat legitimasi PHDI sekaligus membangun sinergi dalam pembinaan kehidupan keumatan.
Memasuki awal Oktober 2026, sebagian besar pemangku kepentingan yang diundang telah melakukan pendaftaran dan mengirimkan utusan untuk menghadiri Mahasabha XIII.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....