Dua Kapal Jawa-Lombok Jadi Andalan Transportasi DLU Jelang MotoGP Mandalika 2026

  • 06 Okt 2026 14:42 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Gelaran MotoGP Mandalika 2026 memberikan dampak nyata terhadap peningkatan arus transportasi menuju Nusa Tenggara Barat, khususnya dari Pulau Jawa ke Lombok.
  • Peningkatan arus penumpang dan kendaraan terlihat melalui jalur transportasi laut menjelang balapan MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit.
  • ITDC bersama DLU Ferry melakukan simulasi angkutan pelayaran dan konektivitas transportasi laut di Dermaga PDS Lembar untuk memastikan kesiapan menjelang acara MotoGP 2026.

RRI.CO.ID, Lombok Barat — Gelaran MotoGP Mandalika 2026 mulai memberi dampak nyata terhadap pergerakan transportasi menuju Nusa Tenggara Barat. Menjelang balapan di Pertamina Mandalika International Circuit, arus penumpang dan kendaraan dari Pulau Jawa menuju Lombok mulai meningkat melalui jalur laut.

Kondisi tersebut terlihat dalam simulasi angkutan pelayaran dan konektivitas transportasi laut yang digelar InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Dharma Lautan Utama (DLU) Ferry di Dermaga PDS (Pantai Damai Sejahtera), Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Selasa, 6 Oktober 2026.

Simulasi ini menjadi bagian dari persiapan mendukung mobilitas masyarakat dan kendaraan yang diperkirakan bergerak menuju Lombok seiring semakin dekatnya penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.

Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, menilai kesiapan transportasi menjadi elemen penting dalam keberhasilan sport tourism. Menurutnya, MotoGP tidak boleh dipandang sebatas agenda olahraga, karena efeknya menjalar hingga sektor transportasi, pariwisata dan ekonomi daerah.

“Ini luar biasa karena ada hubungan langsung dengan DLU sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi pelayaran. MotoGP bukan hanya bicara tentang balapan, race, dan roda dua, tetapi juga mengenai dampak ekonomi, termasuk transportasi,” ujarnya.

Troy mengatakan, konektivitas laut melalui jalur Surabaya–Lombok dan sebaliknya dengan waktu tempuh sekitar 18 jam menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara penyelenggara pariwisata olahraga dengan pelaku usaha transportasi.

“Rute Surabaya–Lombok maupun Lombok–Surabaya dengan waktu tempuh sekitar 18 jam ini menjadi bentuk kerja sama antara ITDC dengan pelaku usaha transportasi laut dan sektor swasta. Ini menunjukkan bahwa kita semua bergerak bersama untuk menguatkan sektor pariwisata,” katanya.

Menurut Troy, penguatan transportasi juga memperlihatkan bahwa sport tourism memiliki dimensi investasi yang lebih luas. Infrastruktur dan layanan pendukung menjadi bagian penting untuk memastikan wisatawan maupun penonton dapat mencapai kawasan Mandalika dengan lebih mudah.

“Sport tourism itu bukan hanya masalah event, tetapi juga investasi. Hari ini kita melihat investasi dalam faktor pendukung pariwisata. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada DLU yang telah menunjukkan komitmennya untuk bekerja sama,” tegasnya.

Ia juga memberi perhatian khusus terhadap aspek keselamatan transportasi laut. Menurutnya, standar keselamatan harus menjadi bagian tak terpisahkan dari penyelenggaraan sport tourism, termasuk ketika mobilitas penonton dilakukan melalui jalur laut.

“Kalau MotoGP, kita bicara tentang safety. Transportasi laut juga harus mengutamakan safety. Artinya, ketika kita bicara sport tourism, bukan hanya masalah kunjungan, tetapi keselamatan juga menjadi perhatian,” ucapnya.

Sementara itu, Manager Cabang PT Dharma Lautan Utama Lembar, Lombok Barat, Firman Dandy, memastikan pihaknya telah menyiapkan dua armada untuk mendukung kebutuhan transportasi selama momentum MotoGP Mandalika 2026.

Kedua kapal tersebut tetap melayani perjalanan setiap hari dari Surabaya menuju Lombok maupun dari Lombok menuju Surabaya. Salah satu armada yang ditampilkan dalam simulasi adalah KM Dharma Kencana.

Kapal tersebut memiliki daya angkut sekitar 554 penumpang dan mampu membawa hingga 84 kendaraan campuran. Armada lainnya memiliki kapasitas sekitar 471 penumpang dengan kemampuan mengangkut maksimal 62 kendaraan campuran.

Menariknya, tingkat pemesanan tiket mulai mendekati kapasitas penuh. Selain penumpang perorangan, pemesanan juga datang dari berbagai komunitas yang membawa sepeda motor maupun mobil.

“Sudah ada beberapa rombongan penumpang maupun kendaraan, baik motor maupun mobil dari komunitas, yang sudah memesan tiket untuk keberangkatan dari Surabaya maupun Lombok. Beberapa hari menjelang MotoGP sudah mulai terlihat pergeseran kendaraan dari Jawa,” katanya.

Firman menyebut kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat dari Pulau Jawa menuju Lombok. Kendati demikian, DLU belum berencana menambah armada karena dua kapal yang saat ini beroperasi masih dinilai mampu memenuhi kebutuhan pada rute tersebut.

“Untuk saat ini belum ada penambahan armada. Dua kapal ini sudah mencukupi. Armada yang kami operasikan untuk rute Surabaya–Lombok cukup mumpuni,” menegaskan.

Selain kapasitas angkut, DLU memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas dalam operasional kapal. Seluruh armada disebut telah dilengkapi perangkat keselamatan dan dioperasikan oleh kru pelaut yang memiliki sertifikasi serta pengalaman.

Firman mengatakan kapal juga telah melalui pemeriksaan untuk memastikan kelayakan sebelum beroperasi melayani masyarakat.

“Alat keselamatannya sudah teruji dan lengkap. Kapal dioperasikan oleh kru pelaut yang sudah tersertifikasi dan terlatih serta telah melalui pemeriksaan atau ramcek,” ujarnya.

KM Dharma Kencana juga menyediakan sejumlah pilihan fasilitas bagi penumpang. Layanan yang tersedia antara lain ruang ekonomi duduk, ruang ekonomi tidur, kelas eksekutif, kabin model kapsul hingga kelas VIP.

Di tengah meningkatnya permintaan perjalanan menjelang MotoGP Mandalika, DLU memastikan tarif tiket tidak mengalami kenaikan khusus akibat penyelenggaraan ajang balap tersebut.

“Tidak ada perubahan harga. Tarif tetap sama, baik dalam kondisi ada MotoGP maupun kondisi normal,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....