Bupati Bima Dorong Baznas Jadikan Zakat, Instrumen Pengentasan Kemiskinan
- 06 Okt 2026 14:41 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Bupati Bima Ady Mahyudi mendorong Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bima menjadikan pengelolaan zakat sebagai instrumen strategis untuk mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Pesan tersebut disampaikan Ady Mahyudi saat melantik lima pimpinan Baznas Kabupaten Bima periode 2026–2031 di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.
Bupati menilai pengelolaan zakat tidak boleh hanya berhenti pada pemberian bantuan sosial yang sifatnya sementara. Zakat harus mampu memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan terhadap kehidupan masyarakat penerima manfaat.
Karena itu, Baznas Kabupaten Bima didorong memperkuat program zakat produktif dan pemberdayaan ekonomi umat. Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat dan secara bertahap mendorong mustahik menjadi masyarakat yang mandiri.
"Saya meminta Baznas agar pengelolaan zakat diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan dan kesehatan. Dengan demikian, dana umat yang dihimpun melalui Baznas dapat memberikan manfaat yang lebih komprehensif bagi masyarakat," ucap Ady Mahyudi.
Ady Mahyudi menilai Baznas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah Kabupaten Bima dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Baznas dinilai penting karena persoalan kemiskinan tidak dapat ditangani hanya melalui satu program atau satu lembaga. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak agar intervensi yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Pelantikan ini merupakan penyerahan amanah yang besar dari umat dan negara. Di pundak pimpinan Baznas terdapat tanggung jawab untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dikelola dengan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya," kata Ady Mahyudi.
Selain memastikan program tepat sasaran, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana zakat.
"Amanah yang diberikan masyarakat harus dijawab dengan tata kelola yang baik, transparan dan bertanggung jawab," ungkap Bupati Ady Mahyudi.
Sekedar informasi, lima pimpinan Baznas yang dilantik, antara lain Drs. A. Zubair H. AR sebagai Ketua, H. Hamid, SH. sebagai Wakil Ketua I, Ahmadin, SH., LLM. sebagai Wakil Ketua II, Drs. H. Fahrir sebagai Wakil Ketua III, dan Wahidin, S.HI. sebagai Wakil Ketua IV.
Susunan tersebut ditetapkan berdasarkan Berita Acara Hasil Keputusan Rapat Pleno Nomor: 012/Pansel-BAZNAS/X/2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....