Anak Binaan LPKA Lombok Tengah, Dipercaya Jadi Petugas Upacara
- 05 Okt 2026 16:46 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pagi itu, anak-anak binaan LPKA Kelas II Lombok Tengah tidak hanya berdiri sebagai peserta upacara. Mereka mendapat kepercayaan mengambil peran penting di lapangan, mulai dari mengibarkan bendera Merah Putih hingga memimpin jalannya upacara.
Kepercayaan tersebut diberikan dalam Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara yang digelar Senin, 5 Oktober 2026. Seluruh petugas upacara, mulai dari pengibar bendera, pemimpin upacara, pembaca Pembukaan UUD 1945 hingga pembaca doa, merupakan anak binaan LPKA Lombok Tengah.
Berdiri di hadapan jajaran petugas dan peserta upacara, mereka menjalankan setiap tugas dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Bagi LPKA Lombok Tengah, keterlibatan tersebut bukan sekadar pembagian tugas, tetapi bagian dari proses membangun keberanian, kedisiplinan dan rasa percaya diri anak binaan.
Kepala Seksi Pembinaan LPKA Lombok Tengah, Herri Jufrianto, yang bertindak sebagai pembina upacara mengatakan pemberian tanggung jawab tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang diberikan kepada anak binaan.
Menurutnya, seluruh anak binaan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pembinaan, pendidikan dan perlindungan selama menjalani masa pembinaan di LPKA.
“Upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk menanamkan rasa nasionalisme, membentuk karakter yang disiplin, serta menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi seluruh anak binaan agar siap menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ujar Herri.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi anak binaan untuk membangun kepercayaan diri dan mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Pelibatan anak binaan sebagai petugas upacara sekaligus memberi mereka ruang untuk belajar memegang tanggung jawab. Mereka tidak hanya mengikuti aturan, tetapi juga diberi kesempatan menunjukkan kemampuan dan mengambil peran dalam kegiatan bersama.
Melalui kegiatan tersebut, LPKA Lombok Tengah berupaya menjadikan masa pembinaan sebagai ruang bagi anak untuk memperbaiki diri, membentuk karakter dan mempersiapkan masa depan setelah kembali ke masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....