Mendarat di Lombok, Wisatawan Langsung Disambut Atmosfer MotoGP

  • 05 Okt 2026 06:53 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pengalaman menonton MotoGP di Mandalika tahun ini tidak harus menunggu wisatawan tiba di kawasan sirkuit. Begitu mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), nuansa MotoGP sekaligus budaya Lombok sudah disiapkan untuk menyambut para penumpang.

BIZAM menghadirkan perpaduan branding MotoGP dengan ornamen budaya lokal di sejumlah area terminal selama periode penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Tidak hanya dekorasi, suasana Lombok juga akan dihidupkan melalui pertunjukan seni dan musik tradisional mulai 5 hingga 13 Oktober 2026.

Sejumlah kesenian seperti Musik Genggong, Tari Kembang Sembah, Tari Subahnale, Gamelan Sasak, serta kesenian tradisional NTB lainnya akan ditampilkan untuk menyambut penumpang yang datang maupun mengantar mereka yang meninggalkan Lombok.

PGS General Manager BIZAM, Herdanu Sri Novanto, mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan agar pengalaman wisatawan terhadap MotoGP dan Lombok dimulai sejak mereka tiba di bandara.

“Kami ingin pengalaman MotoGP bagi para penumpang sudah terasa sejak mereka tiba di bandara. Tidak hanya melalui branding MotoGP, tetapi juga melalui kekayaan budaya Lombok yang kami hadirkan di terminal,” ujar Herdanu.

Menurutnya, bandara tidak sekadar menjadi tempat transit bagi wisatawan yang datang untuk menyaksikan balapan. BIZAM juga menjadi bagian dari pengalaman wisata mereka selama berada di NTB.

Karena itu, atmosfer MotoGP dipadukan dengan identitas budaya lokal. Kolaborasi dengan Pertamina menghadirkan branding MotoGP di sejumlah titik terminal, sementara ornamen dan kain bermotif tradisional NTB turut menghiasi area bandara melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Di sisi lain, aspek pelayanan dan keamanan tetap diperkuat untuk menghadapi peningkatan aktivitas penerbangan selama periode MotoGP.

Sebanyak 320 personel disiapkan BIZAM untuk mendukung operasional dan pengamanan. Mereka terdiri dari 254 personel internal dan 66 personel eksternal dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, serta Damkartan.

Kesiapan tersebut diperkuat melalui apel siaga yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Herdanu menegaskan, seluruh unsur tersebut disiapkan untuk memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan aman dan lancar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama gelaran MotoGP.

Dengan konsep tersebut, BIZAM mencoba menempatkan bandara bukan hanya sebagai pintu masuk menuju Mandalika, tetapi juga sebagai ruang pertama bagi wisatawan untuk mengenal identitas Lombok.

MotoGP menjadi daya tarik utama, sementara seni dan budaya lokal menjadi bagian dari pengalaman yang menyertainya sejak wisatawan mendarat di Pulau Lombok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....