Bupati Minta PDAM Jaga Sumber Air Hadapi Kemarau
- 04 Okt 2026 20:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin meminta PDAM tidak hanya memanfaatkan sumber mata air, tetapi juga menjaga kelestariannya untuk memastikan ketersediaan air bersih masyarakat, terutama saat musim kemarau. Bupati menekankan pentingnya penghijauan di sekitar sumber mata air dengan menanam pohon yang mampu menyimpan dan mengikat air.
Upaya tersebut dinilai penting untuk mempertahankan debit air sehingga ketersediaannya dapat lebih terjaga dalam jangka panjang. “Kalau ada sumber-sumber air yang sudah kita miliki di beberapa tempat itu, tetap anda lakukan reboisasi. Tanami dengan tanaman yang menghasilkan air, yang bisa menyimpan air,” ucapnya, Minggu, 4 Oktober 2026.
Selain menjaga sumber air, PDAM juga diminta memperhatikan masyarakat yang tinggal di sekitar sumber mata air. Dikatakan Bupati, dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dapat menjadi salah satu bentuk perhatian kepada masyarakat setempat.
“Termasuk anda pelihara juga masyarakat yang ada di sekitar sumber air. Berikan juga CSR di situ, sekali setahun misalnya, sehingga mereka merasa terayomi,” ungkapnya.
Bupati juga menyoroti berkurangnya debit air di sejumlah sumber PDAM akibat kemarau panjang yang berdampak terhadap pelayanan air bersih. Ia meminta PDAM terus mencari sumber air baru untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Salah satu sumber air yang dinilai dapat dimanfaatkan adalah air yang terbuang dari kawasan Joben. Namun, pemanfaatannya perlu dikomunikasikan terlebih dahulu dengan tokoh masyarakat dan warga sekitar agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Lombok Timur Sopyan Hakim mengatakan penurunan debit terjadi pada sejumlah sumber air yang berada di tiga zona pelayanan, yakni utara, tengah, dan selatan. Meski demikian, terdapat sejumlah sumber yang debitnya masih relatif stabil.
PDAM saat ini melakukan rekayasa jaringan untuk mempertahankan pelayanan kepada pelanggan di wilayah Kota Selong dan sekitarnya, meskipun distribusi air belum dapat berjalan seperti kondisi normal. PDAM juga menyiapkan dua mobil tangki untuk mendistribusikan air ke wilayah selatan yang mengalami kekurangan air.
" Diharapkan Pemerintah Daerah dapat menambah armada mobil tangki karena kendaraan yang tersedia saat ini telah berusia lebih dari 20 tahun. Di sisi lain, PDAM terus mencari sumber air yang debitnya lebih stabil untuk meningkatkan kualitas pelayanan," katanya
Kebutuhan terhadap layanan air bersih juga terus meningkat. Saat ini, daftar tunggu masyarakat yang mengajukan layanan PDAM Lombok Timur tercatat mencapai lebih dari 2.000 kepala keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....