Dinkes Mataram Digitalisasi Posyandu untuk Validasi Data Stunting

  • 02 Okt 2026 21:05 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram menyiapkan digitalisasi peralatan antropometri di sejumlah posyandu untuk memperkuat akurasi data pertumbuhan balita. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan data stunting yang digunakan sebagai dasar penanganan benar-benar terukur dan valid.

Kepala Dinkes Kota Mataram dr. H. Emirald Isfihan mengatakan digitalisasi dilakukan melalui penambahan antropometri kit berstandar, termasuk alat timbang digital untuk mengukur berat dan tinggi badan bbalita

“Saat ini kami sedang siapkan digitalisasi antropometri kit di beberapa posyandu,” katanya.Jumat 2 Oktober 2026.

Pengadaan peralatan tersebut menggunakan sebagian insentif fiskal sebesar Rp1,5 miliar yang diterima Pemkot Mataram dari pemerintah pusat setelah meraih penghargaan kategori terbaik II akses dan kualitas layanan kesehatan. Dinkes masih menghitung jumlah alat yang akan dibeli agar pengadaannya sesuai kebutuhan dan dapat memperluas cakupan posyandu yang memiliki peralatan digital.

"Hal yang lebih penting adalah memastikan data yang dihasilkan akurat sehingga dapat mendukung penanganan stunting secara lebih tepat,” ujar Emirald.

Emirald mengatakan Dinkes sebelumnya telah mengadakan antropometri kit digital di sejumlah posyandu dalam tiga tahun terakhir. Penambahan tahun ini diharapkan sekaligus mendukung pencapaian standar pelayanan minimal (SPM), termasuk penguatan skrining kesehatan bayi baru lahir seperti pemeriksaan hipotiroid, kelainan bawaan, dan gula darah.

"Dgitalisasi antropometri tidak hanya bertujuan mempermudah petugas melakukan pengukuran, tetapi juga memastikan data yang dihasilkan lebih akurat," katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....