Pokdarwis Poton Bako Kelola Ekowisata Mangrove
- 30 Sep 2026 17:14 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Kelompok Sadar Wisata Poton Bako, Jerowaru, Lombok Timur memiliki inovasi sosial dengan membangun Ekowisata Bale Mangrove. Pengelolaan ekowisata dengan membangun pijakan yang mampu menembus ke dalam hutan mangrove tanpa menebang satu pun batang pohon mangrove.
Ekowisata Bale Mangrove yang dibangun oleh Pokdarwis Poton Bako, Jerowaru, Lombok Timur memang belum setahun umurnya, tetapi sudah menarik perhatian anak muda untuk menjadi lokasi fotografi. Popularitas datang karena gencarnya promosi di media sosial yang dimiliki oleh Pokdarwis Poton Bako yaitu instagram dengan nama Ekowisata Bale Mangrove Jerowaru.
Pendiri Ekowisata Bale Mangrove Poton Bako Hendri mengatakan, promosi dilakukan pengelola Ekowisata Bale Mangrove Poto Bako yang berjumlah 14 orang. Promosi baru dapat dilakukan setelah sarana berupa pijakan pengunjung selesai terbangun. Pijakan dibangun menggunakan kayu papan yang berasal dari luar hutan mangrove. Sehingga tidak merusak hutan mangrove yang telah berusia dewasa.
Hendri menyatakan pembangunan Ekowisata Bale Mangrove selama pandemic Covid-19 melanda Indonesia. Bahkan karena pandemi, inisiatif membangun Ekowisata Bale Mangrove muncul dari lingkaran pemuda Dusun Poton Bako.
Pembangunan Ekowisata Bale Mangrove Poton Bako tak jauh dari pemukiman warga di Dusun Poto Bako. Sehingga area parkir kendaraan masih memanfaatkan pekarangan warga. Ekowisata masuk dalam kawasan Teluk Jor yang merupakan potensi sumber daya perikanan tangkap dan budidaya hasil laut.
Pendiri Ekowisata Bale Mangrove Hendri kembali mengatakan biaya pembangunan pijakan ke hutan mangrove menelan angka 24 juta rupiah. Namun, telah berhasil dikembalikan dengan mencicil kepada pemodal. Hampir setiap libur akhir pekan kawasan ini tak pernah sepi dari pengunjung yang ingin sekadar berfoto atau nongkrong di properti yang telah dibuat seperti meja kursi dan berugak mini. Para pendiri juga menyediakan layanan foto bagi para pengunjung untuk kebutuhan koleksi di instagram. Penjung cukup membayar 10 ribu kepada juru foto maka foto bisa langsung dikirim menggunakan teknologi Bluetooth.
Pengunjung yang datang ke Ekowisata cukup membayar parkir sebesar Rp5.000 untuk sekaligus masuk ke hutan mangrove.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....