Data OPD Lombok Tengah, Didorong Satu Versi, Ini Alasannya

  • 30 Sep 2026 20:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat pengelolaan data agar informasi yang digunakan pemerintah maupun disampaikan kepada masyarakat tidak berbeda-beda.

Penguatan tersebut dilakukan melalui koordinasi metadata statistik yang melibatkan operator data dari seluruh OPD bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Lombok Tengah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lombok Tengah, Lalu Herdan, mengatakan kualitas data menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah daerah.

Menurutnya, data yang digunakan dalam perencanaan harus memiliki sumber yang jelas, diperbarui secara berkala dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Data selalu bersifat dinamis. Karena itu, pengelolaan dan pelaporan data harus terus diperkuat agar mampu memberikan gambaran yang utuh terhadap capaian pembangunan,” kata Lalu Herdan.

Ia menegaskan setiap OPD memiliki tanggung jawab terhadap data sektoral yang dihasilkan. Data tersebut nantinya harus dapat diselaraskan sehingga pemerintah memiliki satu gambaran yang sama ketika menyusun kebijakan maupun menyampaikan informasi kepada publik.

“Data yang kita sampaikan kepada masyarakat harus seragam, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurut Herdan, persoalan data bukan sekadar urusan administrasi. Kesalahan atau perbedaan data dapat berpengaruh terhadap penentuan sasaran program pemerintah.

Karena itu, dalam koordinasi tersebut BPS Lombok Tengah memberikan penguatan kepada operator OPD mengenai metadata statistik, mulai dari identifikasi, pengumpulan hingga penyelarasan data antarsektor.

Pentingnya data yang akurat salah satunya terlihat dari pendataan sektor pertanian. Data lapangan mampu mengidentifikasi lebih dari 58 ribu keluarga petani di Lombok Tengah.

Data tersebut memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai kondisi masyarakat yang bekerja di sektor pertanian dan dapat menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun program yang lebih sesuai kebutuhan.

Herdan berharap penguatan metadata dapat membuat kualitas data sektoral Lombok Tengah semakin terjaga. Dengan begitu, data yang digunakan dalam perencanaan pembangunan dan informasi yang diterima masyarakat berasal dari sumber yang jelas dan dapat diverifikasi.

“Operator sektoral memiliki peran penting dalam menjaga kualitas data pemerintah daerah,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....