MotoGP Mandalika 2026 Bidik Perputaran Ekonomi Rp5 Triliun
- 22 Sep 2026 11:41 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Pemerintah ingin dampak ekonomi ajang internasional itu mengalir ke UMKM, hotel, dan tenaga kerja lokal.
- MotoGP Mandalika 2026 ditargetkan menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp5 triliun bagi NTB.
RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Gelaran MotoGP Mandalika 2026 ditargetkan mampu menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp5 triliun. Pemerintah dan pengelola kawasan Mandalika juga mendorong agar dampak ekonomi tersebut tidak hanya dirasakan pelaku usaha besar, tetapi mengalir langsung ke masyarakat lokal.
Pelaksana Tugas Direktur ITDC Ahmad Fajar mengatakan target tersebut sejalan dengan upaya menjadikan Mandalika bukan sekadar lokasi balapan, tetapi pusat pariwisata olahraga yang hidup sepanjang tahun.
"Kita ingin wujudkan bagaimana semboyan Mandalika Mendunia otomatis menjadikan daerah kita ikut mendunia," kata Ahmad dalam Rapat Koordinasi Persiapan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Kamis, 17 September 2026.
Menurutnya, ekosistem pariwisata di Mandalika harus mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi UMKM, hotel hingga tenaga kerja lokal.
"Kawasan ini tidak hanya sekadar destinasi ajang balapan saja, tapi bagaimana mewujudkan ekosistem pariwisata yang hidup selama 365 hari penuh yang membawa dampak kesejahteraan bagi usaha mikro, hotel, dan tenaga kerja lokal," ujarnya.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan masyarakat lokal harus menjadi bagian utama dari perputaran ekonomi MotoGP. Ia ingin warga tidak lagi merasa sebagai tamu di kawasan Mandalika.
"Pelibatannya sudah semakin mendekati maksimal. Masyarakat tidak lagi merasa sebagai tamu di Mandalika, melainkan sebagai pemilik sah dari Mandalika," kata Iqbal.
Iqbal mengatakan pembangunan infrastruktur MotoGP kini telah dilampaui. Fokus pemerintah selanjutnya adalah menduniakan ajang tersebut dengan prinsip inklusivitas dan memastikan manfaat ekonominya dirasakan masyarakat NTB.
Pemprov NTB juga menanggung penuh pembiayaan tim medis MotoGP melalui rumah sakit daerah sebagai bentuk kontribusi daerah terhadap penyelenggaraan ajang internasional tersebut.
Di sisi lain, Direktur Utama InJourney Maya Watono menyebut pihaknya menyiapkan peta jalan untuk mendorong kunjungan wisatawan ke Lombok hingga satu juta orang. InJourney juga mendorong perpanjangan kontrak penyelenggaraan balap motor internasional hingga 2031.
Maya menargetkan Mandalika berkembang menjadi episentrum pariwisata olahraga otomotif, sehingga aktivitas ekonomi dan kunjungan wisatawan tidak berhenti ketika MotoGP selesai digelar.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengingatkan persiapan MotoGP 2026 yang telah mencapai sekitar 80 persen tidak boleh membuat seluruh pihak terlena. Sisa persiapan, terutama detail teknis, rute transit dan pergerakan penonton, diminta dituntaskan paling lambat sepekan sebelum pelaksanaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....