TPS Bintaro Jadi Penyangga Sampah Mataram

  • 22 Sep 2026 11:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram– Pemerintah Kota Mataram mengoptimalkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Bintaro sebagai solusi menghadapi pembatasan ritase pembuangan sampah ke TPA Regional Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat.

"Landfill yang tersedia saat ini penuh, sehingga ritase sampah dari Mataram yang sebelumnya mencapai empat kali sehari dibatasi menjadi satu ritase," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi, Selasa 22 September 2026.

Ia mengatakan pembatasan tersebut menjadi tantangan karena produksi sampah kota telah mencapai lebih dari 300 ton per hari. Volume tersebut terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi, dengan kontribusi cukup besar berasal dari pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL).

Untuk mengantisipasi penumpukan, Pemkot Mataram sementara mengosongkan TPS Sandubaya dan memusatkan penampungan di TPS Bintaro. Lokasi yang berada di dekat jalan raya tersebut telah dipasangi pagar pembatas untuk mencegah tumpukan sampah mengganggu pengguna jalan.

“Biar satu titik dulu yang kita kelola. TPS Sandubaya sudah kosong dan kita gunakan satu opsi dulu,” jelas Denny.

Denny memperkirakan kapasitas TPS Bintaro hanya mampu menopang kebutuhan penampungan hingga sekitar lima bulan. Kondisi ini membuat Pemkot Mataram terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB agar pembatasan ritase dapat dilonggarkan, setidaknya menjadi dua ritase per hari, sembari menunggu pembangunan landfill baru.

Menurutnya, pembangunan landfill ketiga yang disiapkan pemerintah provinsi hingga kini belum dapat dieksekusi akibat kendala teknis. Padahal, landfill tersebut dibutuhkan untuk mengatasi keterbatasan kapasitas pembuangan yang sebelumnya diperkirakan masih mampu bertahan hingga akhir 2026.

“Landfill ketiga yang disiapkan belum bisa dieksekusi oleh provinsi. Ini yang coba kita lobi ke provinsi, minimal bisa dua ritase,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....